BPKH dan Daarul Qur'an Hadirkan Ambulans untuk Selamatkan Warga Pelosok Lebak
Ia menegaskan bahwa pengelolaan Dana Abadi Umat tidak hanya berorientasi pada pengelolaan dana, tetapi juga memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai program sosial yang berdampak luas.
"Nilai manfaat dari Dana Abadi Umat kami kembalikan kepada masyarakat melalui Program Kemaslahatan, salah satunya melalui penyaluran mobil ambulans," kata Fadlul.
Sementara itu, Direktur Utama Laznas PPPA Daarul Qur'an, Dwi Kartika Ningsih, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BPKH sekaligus dukungan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia berharap ambulans tersebut tidak hanya menjadi fasilitas operasional, tetapi juga menjadi amanah yang dijaga dan dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.
"Kami berharap ambulans ini menjadi amanah yang dijaga bersama, dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat, sehingga setiap perjalanannya membawa harapan dan menjadi ikhtiar menyelamatkan lebih banyak nyawa," tuturnya.
Keberadaan ambulans baru ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh penanganan pasien, terutama bagi warga di desa-desa yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi menuju pusat layanan kesehatan.
Selain mempercepat proses rujukan pasien, ambulans juga akan mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak, penanganan kecelakaan, serta berbagai kondisi kegawatdaruratan lainnya yang membutuhkan respons cepat.
Kolaborasi antara BPKH, Laznas PPPA Daarul Qur'an, dan Pemerintah Kabupaten Lebak dinilai menjadi contoh sinergi antarlembaga dalam menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengelolaan Dana Abadi Umat dapat diwujudkan dalam bentuk pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!