BPBD Kabupaten Ciamis: 210 Warga Mengungsi Akibat Pergeseran Tanah di Dua Desa
"Kami di-backup oleh Damkar untuk membersihkan material, ada backhoe dari PUPR. Kami juga mendirikan dapur umum karena banyak pengungsi, kami dibantu oleh Tagana dan PMI," jelas Ani.
Dapur umum tersebut menyediakan makanan pagi, siang, dan malam untuk para pengungsi.
Terkait dengan rencana relokasi permukiman warga, Ani mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim surat kepada Badan Geologi dan kini sedang menunggu hasil kajian geologi untuk menentukan langkah selanjutnya.
Sementara itu, Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, turut memberikan bantuan sembako kepada para pengungsi.
Ia menyerahkan mi instan, air mineral, dan kebutuhan lainnya untuk membantu warga selama berada di pengungsian.
"Longsorannya cukup besar. Satu rumah rusak parah, ada beberapa rumah lainnya yang terancam," kata Akmal dikutip dalam keterangannya, Senin.
Akmal juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan adanya longsor susulan. "Tindakan preventif karena cuaca belum menentu, agar tidak berisiko (warga) sementara di pengungsian," tegasnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!