Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

BPBD Kabupaten Bandung: Masuki Masa Pancaroba, Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem

Desi Rossilawati
Jumat, 11 April 2025 | 09:33 WIB
Bagikan
BPBD Kabupaten Bandung: Masuki Masa Pancaroba, Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Diperkirakan pada bulan April 2025 ini memasuki masa pancaroba, yaitu perubahan musim dari musim hujan ke musim kemarau.

Potensi perubahan cuaca itu disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung pada Jumat (11/4/2025), setelah mendapatkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BPBD Kabupaten Bandung langsung menginformasi masa pancaroba itu kepada masyarakat luas, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

"Berdasarkan informasi dari BMKG, saat ini sedang memasuki masa pancaroba di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama dalam keterangannya, Jumat (11/4/2025).

Masih berdasarkan informasi dari BMKG, kata Uka Suska, memasuki masa pancaroba itu, cuaca bisa panas terik pagi hari. Ini berdasarkan prospek cuaca mingguan (8-14/4/2025).

"Kemudian tiba-tiba turun hujan deras, disertai petir. Kemudian terjadi potensi angin kencang pada sore maupun malam harinya. Dengan adanya potensi itu, kita harus tetap meningkatkan kesiapsiagaan lebih dini. Apalagi yang namanya cuaca tidak bisa diprediksi," ujar Uka Suska.

BPBD pun melanjutkan imbauan dari BMKG kepada masyarakat Kabupaten Bandung, terkait masa pancaroba tersebut. Hati-hati saat beraktivitas di luar rumah.

Hindari berteduh di bawah pohon/baliho saat hujan deras. Amankan benda-benda ringan di luar rumah dari terpaan angin. Siaga bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor dan jalan licin. Masyarakat juga bisa memantau cuaca secara real-team melalui website: www.bmkg.go.id, aplikasi: infoBMKG.

Dijelaskan BMKG, cuaca ekstrem: aktivitas atmosfer meningkat. Muncul awan cumulonimbus (Cb) pemicu hujan lebat, badai petir, bahkan hujan es atau puting beliung. Rawan terjadi di wilayah Indonesia bagian tengah dan Utara. @kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.