BPBD Kabupaten Bandung Gercep Tangani Dampak Bencana Longsor dan Banjir

ED
Senin, 8 Januari 2024 | 13:30 WIB
Bagikan
BPBD Kabupaten Bandung Gercep Tangani Dampak Bencana Longsor dan Banjir

VISI.NEWS | SOREANG - Pada hari Minggu (7/1/2024), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung mencatat sejumlah peristiwa kejadian. BPBD Kabupaten Bandung mengungkap telah terjadi pergerakan tanah atau longsor tembok penahan tebing (TPT) di Kampung Tugumulya RT 04/RW 01 Desa Margamulya Kec. Pangalengan Kabupaten Bandung.

"Hujan dengan intensitas deras di seputaran wilayah Kecamatan Pangalengan mengakibatkan terjadinya pergerakan tanah/longsor pada bagian TPT dan pagar dari Kantor Desa Margamulya," kata Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama di Soreang, Senin (8/1/2024).

Uka Suska menyebutkan diameter dari TPT yang mengalami longsor tinggi 3,5 meter, dan panjang 20 meter. "Material logsoran menimpa dan menghalangi sebagian jalan. Untuk penanganan kejadian itu, BPBD berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Desa, dan Nara Hubung mengenai kejadian Longsor TPT.

BPBD Berkoordinasi dengan Narahubung Kecamatan Pangalengan mengenai laporan longsor TPT di Desa Margamulya," jelas Uka Suska.

Uka Suska menjelaskan dampak banjir di Kampung Cipaku RT 02 / RW. 03 Desa Tarajusari Kec. Banjaran "Hujan dengan intensitas desar di wilayah Kabupaten Bandung berdampak pada meningkat-nya debit air Sungai Citalugtug, sehingga meluap ke pemukiman warga sekitar," jelasnya.

Menurutnya, dampak dari luapan air Sungai Citalugtug mengakibatkan rumah milik Eli yang dihuni 2 kepala keluarga atau 4 jiwa mengalami kerusakan pada bagian pondasi dinding rumah sepanjang 2 meter, dan tinggi 50 cm. BPBD berkoordinasi dengan aparatur kecamatan dan desa setempat untuk melaksanakan assesment dan pendistribusian logistik kedaruratan.

"BPBD sudah mendistribusikan logistik berupa 1 paket siap saji, 1 paket family kit, 50 lembar karung, 2 buah selimut, 1 buah cangkul, 1 buah skop, 2 buah matras, dan 2 pack air mineral," katanya.

Menurut Uka Suska, pergerakan tanah / longsor terjadi pula di Kampung Kaungluwuk RT 03/RW 11 Desa Bandasari, Kecamatan Cangkuang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.