BPBD Kab. Bandung Gelar Webinar Sosialisasi Pentingnya Literasi Bencana Sejak Dini
"Selain itu kita dapat mengambil pelajaran dari kejadian-kejadian terdahulu terutama di wilayah Kabupaten Bandung yang merupakan kawasan dengan ragam potensi kebencanaan. Mengindikasikan tingginya potensi sekolah atau madrasah yang akan terdampak bencana dan menimbulkan banyak korban apabila tidak disiapkan pendidikan sadar bencana sedari dini," tuturnya.
Selain itu, kata Uka Suska, kegiatan ini mendukung juga program Kementerian Pendidikan melalui Permen Kemendikbud RI nomor 33 tahun 2019 tentang penyelengaraan program satuan pendidikan aman bencana. Hal itu dengan mensosialisasikan pendidikan berbasis resiko bencana dalam memberikan pelindungan dan keselamatan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari risiko bencana dengan meningkatan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di satuan pendidikan.
Menurutnya, terdapat tiga pilar utama Satuan Pendidikan Aman Bencana yaitu, pertama fasilitas sekolah aman. Kedua, manajemen bencana di sekolah, ketiga pendidikan pencegahan dan pengurangan risiko bencana.
"Maka dari itu dengan pertimbangan wilayah Kabupaten Bandung yeng mempunyai banyak potensi bencana serta jumlah penduduk yang besar literasi masyarakat untuk sadar dan siap akan resiko bencana sangat diperlukan dan ditanamkan sejak dini dimulai dari unit terkecil seperti keluarga dan lingkungan sekolah agar kita selamat dari bencana," tuturnya.
Menurutnya, ada tiga layanan pihak sekolah yang harus dilaksanakan, pertama pada saat prabencana, satuan pendidikan bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan kajian-kajian yang melibatkan semua komponen sekolah termasuk melibatkan orang tua siswa.
Kedua, pada saat situasi darurat bencana, satuan pendidikan bertanggung jawab untuk memberikan perlindungan terhadap semua warga sekolah dari dampak yang ditimbulkan bencana tersebut.
Ketiga, pada saat pasca bencana satuan pendidikan tentunya harus bergerak lebih cepat agar kehidupan di sekolah segera pulih kembali.
"Tentunya dengan selalu terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BPBD dan pihak-pihak lain yang terkait," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!