Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

BPBD: 13.454 Jiwa Mengungsi Akibat Bencana Sukabumi

Desi Rossilawati
Sabtu, 14 Desember 2024 | 19:28 WIB
Bagikan
BPBD: 13.454 Jiwa Mengungsi Akibat Bencana Sukabumi

VISI.NEWS | SUKABUMI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sebanyak 23.318 jiwa terdampak bencana. Dari jumlah tersebut, 13.454 jiwa mengungsi.

Jumlah jiwa yang terdampak serta mengungsi tersebut berdasarkan data yang terbaru BPBD Kabupaten Sukabumi hingga, Sabtu (14/12/2024) pukul 17.00 WIB.

Bencana hidrometeorologi basah berupa banjir bandang, longsor, pergerakan tanah serta angin kencang yang melanda Kabupaten Sukabumi itu disebabkan hujan deras pada tanggal 1 hingga 3 Desember. Bencana itu tersebar di 202 desa yang berada di 39 kecamatan.

Dari data terbaru, tercatat rumah yang mengalami kerusakan berat berjumlah 1.901 unit, rusak sedang sebanyak 1.944 dan rusak ringan 2.150 unit.

Selain rumah, bencana yang terjadi pada Rabu (4/12/2024) itu berdampak terhadap 47 jembatan, 17 TPT, 18 saluran air, 27 tempat ibadah, 126 sekolah dan 131 bangunan lainnya. Jalan yang terdampak bencana mencapai 81 titik.

Bencana juga berimbas terhadap 1.009 hektar lahan pertanian. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.