Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Bos KAI Respons Usulan Perubahan Gerbong Wanita

Desi Rossilawati
Rabu, 29 April 2026 | 14:51 WIB
Bagikan
Bos KAI Respons Usulan Perubahan Gerbong Wanita

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin./visi.news/CNBC Indonesia.

Sehari setelah usulan itu mencuat, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, memberikan tanggapan. Di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026), ia menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, tanpa membedakan penumpang berdasarkan gender.

"Kami tidak membedakan gender laki-laki dan perempuan. Bagi kami PT Kereta Api Indonesia keselamatan adalah nomor satu. Tidak ada toleransi, tidak ada kompromi, baik pelanggan perempuan maupun laki-laki," ujar Bobby.

Ia juga menjelaskan bahwa kebijakan pemisahan gerbong wanita yang sudah berjalan selama ini didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Selain untuk mencegah pelecehan, kebijakan tersebut juga dirancang untuk memudahkan akses serta memberikan rasa aman karena lokasinya dekat dengan petugas.

"Selama ini kami melakukan pemisahan karena beberapa aspek. Pertama, supaya tidak terjadi harassment. Kedua, memberikan kemudahan akses untuk perempuan. Ketiga, memberikan security yang lebih karena lebih dekat dengan penjaga yang ada di situ, maka dari ujung ke ujung," jelasnya.

Rangkaian peristiwa ini menunjukkan bagaimana satu insiden dapat memicu evaluasi kebijakan yang lebih luas. Usulan perubahan posisi gerbong kini menjadi bagian dari diskusi lanjutan yang masih menunggu kajian lebih mendalam. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.