Bom Mobil Tewaskan Jenderal Rusia, Bayang-bayang Kekerasan Mengiringi Upaya Damai Moskow–Kyiv
VISI.NEWS | BANDUNG – Seorang jenderal senior militer Rusia tewas dalam ledakan bom mobil di Moskow selatan, Senin (22/12/2025) pagi. Insiden ini kembali menyoroti rapuhnya situasi keamanan Rusia di tengah meningkatnya upaya diplomatik internasional untuk mengakhiri perang berkepanjangan dengan Ukraina.
Korban diketahui sebagai Letnan Jenderal Fanil Sarvarov (56), Kepala Departemen Pelatihan Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia. Ia tewas setelah bom yang dipasang di bagian bawah mobilnya meledak di kawasan permukiman padat penduduk. Ledakan tersebut menghancurkan mobil SUV Kia berwarna putih yang dikendarainya.
Wartawan AFP yang berada di lokasi kejadian melaporkan kendaraan itu rusak parah, dengan pintu serta jendela belakang terlepas akibat ledakan. Rangka mobil tampak bengkok dan hangus, sementara serpihan kendaraan berserakan di sekitar lokasi. Aparat keamanan segera menutup area kejadian dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Sejumlah warga sekitar mengaku terkejut dengan ledakan tersebut.
“Kami sama sekali tidak menduganya. Kami pikir kami aman. Namun, ini terjadi tepat di sebelah kami,” ujar Tatiana (74), warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saksi lain, Grigory (70), mengatakan getaran ledakan terasa sangat kuat.
“Jendela-jendela bergetar. Anda bisa tahu itu ledakan,” katanya.
Komite Investigasi Rusia menyatakan tengah menyelidiki berbagai kemungkinan terkait pembunuhan tersebut, termasuk dugaan keterlibatan pihak asing. Dalam pernyataannya, lembaga itu menyebut salah satu skenario yang ditelusuri adalah kemungkinan pengorganisasian serangan oleh dinas khusus Ukraina. Hingga kini, pihak Kyiv belum memberikan komentar resmi atas tudingan tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!