Cuaca Bandung Didominasi Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Tiga Kecamatan 22 Jul 2026 Perdana, Indonesia Energy Week Sukses 21 Jul 2026 Kejari Tahan ASN Tersangka Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara 21 Jul 2026 Persib Datangkan Tujuh Pemain Baru, Siapa Paling Mahal? 21 Jul 2026 LMKN dan USEA Kerja Sama Bangun Ekosistem Lisensi BGM Terintegrasi di Indonesia 21 Jul 2026 Duka Sepak Bola Inggris, Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia 21 Jul 2026 Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS 21 Jul 2026 Jadwal Timnas Voli Indonesia vs Kamboja di SEA V Cup 2026 21 Jul 2026 Enam Maskapai Ajukan Operasi di Bandara Husein Sastranegara 21 Jul 2026 Optimistis Distribusi BBM Segera Normal, Eddy Soeparno: Antrean Diperkirakan Berkurang 21 Jul 2026 Cuaca Bandung Didominasi Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Tiga Kecamatan 22 Jul 2026 Perdana, Indonesia Energy Week Sukses 21 Jul 2026 Kejari Tahan ASN Tersangka Korupsi Proyek RSUD Bogor Utara 21 Jul 2026 Persib Datangkan Tujuh Pemain Baru, Siapa Paling Mahal? 21 Jul 2026 LMKN dan USEA Kerja Sama Bangun Ekosistem Lisensi BGM Terintegrasi di Indonesia 21 Jul 2026 Duka Sepak Bola Inggris, Legenda Liverpool Kevin Keegan Meninggal Dunia 21 Jul 2026 Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS 21 Jul 2026 Jadwal Timnas Voli Indonesia vs Kamboja di SEA V Cup 2026 21 Jul 2026 Enam Maskapai Ajukan Operasi di Bandara Husein Sastranegara 21 Jul 2026 Optimistis Distribusi BBM Segera Normal, Eddy Soeparno: Antrean Diperkirakan Berkurang 21 Jul 2026

Bojan Hodak Tutup Era Emas PERSIB dengan Tiga Gelar Beruntun

ED
Kamis, 28 Mei 2026 | 08:13 WIB
Bagikan
Bojan Hodak Tutup Era Emas PERSIB dengan Tiga Gelar Beruntun

Bojan Hodak. /persib.co.id

VISI.NEWS | BANDUNG - PERSIB Bandung kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Indonesia setelah sukses menjadi klub pertama yang meraih tiga gelar juara secara beruntun di kasta tertinggi sepak bola nasional sejak era Liga Indonesia.

Di balik pencapaian monumental tersebut, berdiri sosok pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, yang menjadi arsitek utama kesuksesan Maung Bandung selama tiga musim terakhir. Namun, musim depan akan menjadi babak baru bagi PERSIB setelah posisi pelatih kepala resmi diteruskan kepada asistennya, Igor Tolic.

Menutup perjalanannya bersama PERSIB, Bojan Hodak membagikan testimoni penuh emosional mengenai perjalanan tiga tahun yang sarat tantangan, tekanan, dan pencapaian bersejarah.

Menurut Hodak, keberhasilan PERSIB tidak lahir dari kerja individu semata, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen klub yang mampu bekerja dalam satu visi besar.

“Saya beruntung saat pertama kali tiba di sini, saya menemukan sekelompok orang yang sangat baik di dalam klub. Tiba-tiba semua orang mulai bekerja sama dan begitulah cara kami memenangkan trofi pertama dan kedua,” ujar Hodak.

Meski demikian, ia mengakui musim ketiga menjadi periode paling berat selama menangani PERSIB. Perubahan besar dalam komposisi pemain membuat tim harus memulai banyak hal dari awal. Dari total 31 pemain, sebanyak 23 pemain mengalami pergantian.

Situasi tersebut membuat proses membangun chemistry tim menjadi jauh lebih sulit dibanding musim-musim sebelumnya. Namun, di tengah tantangan besar itu, PERSIB justru mampu mempertahankan dominasinya di kompetisi nasional.

“Tahun terakhir ini benar-benar sulit bagi kami. Menghasilkan pencapaian seperti ini lagi di tengah ketatnya investasi besar dari kompetitor seperti Borneo FC dan Persija Jakarta adalah sesuatu yang fantastis. Saya sangat senang kami bisa mengumpulkan poin terbanyak dalam tiga tahun ini,” katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.