BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru
60 Years of BOI. /visi.news/ist
VISI.NEWS - Thailand Board of Investment (BOI) menandai 60 tahun kiprahnya sebagai motor penggerak investasi dan industrialisasi negara dengan mencatat rekor baru dalam nilai investasi. Lembaga yang berdiri sejak 1966 itu menyebut pencapaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor global terhadap Thailand di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Mengusung tema "Shaping Thailand's Future Through Strategic Investment", BOI kini mengarahkan kebijakan untuk menjadikan Thailand sebagai pusat industri bernilai tambah tinggi melalui pengembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), ekonomi hijau, hingga industri masa depan.
Sekretaris Jenderal BOI Narit Therdsteerasukdi mengatakan selama enam dekade terakhir BOI telah berperan besar dalam membentuk arah pembangunan ekonomi Thailand, mulai dari mendorong industrialisasi hingga transformasi menuju ekonomi berbasis inovasi.
"Peran BOI bukan hanya menarik investasi, tetapi membangun fondasi ekonomi yang mampu beradaptasi terhadap perubahan global. Capaian investasi pada 2025 dan semester pertama 2026 menunjukkan kepercayaan investor terhadap strategi jangka panjang Thailand," ujar Narit.
Investasi Cetak Rekor
BOI mencatat sepanjang 2025 terdapat 3.370 proyek investasi dengan total nilai mencapai 1,87 triliun baht atau sekitar 60,23 miliar dollar AS. Nilai tersebut meningkat 67 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah proyek bertambah 11 persen.
Tren positif berlanjut pada Januari hingga Juni 2026. Dalam enam bulan pertama tahun ini, pengajuan investasi mencapai 1,47 triliun baht atau sekitar 47,47 miliar dollar AS dari 1.299 proyek.
Investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) meningkat 80 persen menjadi 1,37 triliun baht atau sekitar 44,08 miliar dollar AS. Proyek-proyek yang telah disetujui diperkirakan menciptakan lebih dari 82.000 lapangan kerja baru, meningkatkan penggunaan bahan baku lokal senilai 386,9 miliar baht per tahun, serta menghasilkan nilai ekspor sekitar 1,24 triliun baht setiap tahun.
Pertumbuhan investasi terutama terjadi pada sektor digital, elektronik, perangkat listrik, semikonduktor, AI, photonics, printed circuit board (PCB), hingga rantai pasok kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Selain itu, sektor pertanian modern, pengolahan pangan, petrokimia, dan industri kimia juga terus berkembang menuju produk bernilai tambah tinggi dan mendukung ekonomi sirkular.
Fokus Industri Masa Depan
Untuk memperkuat daya saing dalam satu dekade mendatang, BOI menetapkan enam sektor strategis sebagai prioritas investasi, yakni bioindustri dan ekonomi hijau, kendaraan listrik, semikonduktor dan elektronik canggih, kecerdasan buatan serta ekonomi digital, pusat bisnis internasional, serta otomasi dan robotika.
BOI juga meluncurkan program Skill Bridge untuk menyiapkan tenaga kerja di bidang AI, data, elektronik, dan semikonduktor. Di sisi lain, pemerintah memperkenalkan layanan Thailand FastPass yang mempercepat proses perizinan investasi melalui jalur khusus bagi proyek-proyek prioritas dan investasi berskala besar.
Menurut BOI, kebijakan tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Thailand sebagai pusat investasi di ASEAN sekaligus menjadi lokasi yang aman bagi perusahaan global di tengah dinamika geopolitik internasional.
Keberhasilan BOI selama enam dekade juga tercermin dari kehadiran sejumlah perusahaan multinasional seperti Toyota, MinebeaMitsumi, Delta Electronics, Cargill, Western Digital, Seagate, Microchip Technology, Analog Devices (ADI), dan Nestlé yang terus memperluas investasi mereka di Thailand.
BOI menilai keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut menunjukkan bahwa Thailand tetap menjadi tujuan investasi utama berkat stabilitas ekonomi, lokasi strategis di Asia Tenggara, serta kebijakan pemerintah yang konsisten dalam mendukung dunia usaha.
Didirikan pada 1966, BOI telah beberapa kali menyesuaikan strategi investasi nasional, mulai dari kebijakan substitusi impor, orientasi ekspor, pemulihan pascakrisis, hingga transformasi menuju industri berbasis teknologi, digitalisasi, dan ekonomi hijau. Memasuki usia ke-60, BOI menargetkan Thailand tetap menjadi salah satu pusat investasi paling kompetitif di Asia sekaligus memperkuat perannya sebagai basis manufaktur berteknologi tinggi dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!