Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Pusat Kebudayaan Tionghoa Bandung Dibidik Jadi Magnet Wisata 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Bocoran Penerima CNG 3 Kg Tahap Awal, Kota Mana Saja?

Desi Rossilawati
Kamis, 7 Mei 2026 | 14:37 WIB
Bagikan
Bocoran Penerima CNG 3 Kg Tahap Awal, Kota Mana Saja?

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman./visi.news/blommberg.

VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini tengah menguji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) dalam tabung gas 3 kg untuk menggantikan LPG melon. Proyek ini diharapkan selesai pada tahun ini, dengan fokus distribusi tahap pertama di kota-kota besar di Pulau Jawa.

Dalam diskusi energi yang digelar ASPEBINDO di Jakarta, Selasa (5/5/2026), Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa distribusi di Pulau Jawa akan lebih dulu dilakukan untuk mempermudah pengawasan. Jika uji coba lancar, distribusi CNG akan dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia.

"Bertahap di kota-kota besar dulu di Jawa. Roadmap-nya adalah tentu kita ada karena ini belum diumumkan oleh Pak Menteri, tapi intinya ke depan kita akan mereduksi LPG kita, kita gantikan dengan CNG," jelas Laode dalam keterangannya dikutip, Kamis (7/5/2026).

Laode menambahkan, penggantian LPG dengan CNG berpotensi menghemat anggaran subsidi hingga 30 persen, karena sumber gas untuk CNG berasal dari dalam negeri, bukan impor.

"Dengan konten yang sama, dengan harga yang sama dengan LPG 3 kilogram kita bisa menghemat 30 persen subsidi-nya lebih rendah daripada subsidi LPG, nah ini memang masih bisa disimulasikan lagi nanti ya, tapi hitung-hitungan awal seperti itu," ujarnya.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, juga menekankan bahwa harga CNG harus lebih murah atau setidaknya setara dengan harga LPG.

"Ada peluang bisa juga lebih rendah (lebih murah dari harga LPG), tergantung simulasinya," imbuh Laode.

Laode menegaskan bahwa kebijakan ini belum final, dan pengumuman lebih lanjut akan dilakukan setelah hasil uji coba selesai. "Nanti pada waktunya Pak Menteri akan mengumumkan yang sudah lebih fix lagi. Kira-kira roadmap-nya, tahapannya seperti apa. Sekarang belum bisa kita sampaikan," pungkasnya. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.