Bisa Pantau Sampah, Diskominfo Kota Bandung Kembali Luncurkan Inovasi Digital
"Pertama, kita sedang terus mengoptimalkan supaya kehadiran wi-fi merata di seluruh wilayah kota. Kemudian yang kedua tadi ada kamera atau juga ada CCTV yang berfungsi sebagai media dalam mengawasi fasilitas publik," papar Ema.
Bagi Ema, kehadiran CCTV bukan hanya untuk mengawasinya, tapi juga diharapkan mampu mempermudah dalam menindaklanjuti kriminalitas.
"Itu harus sudah segera kita tangani, sehingga kita bukan hanya kaya dengan data, tapi harus kayak dengan tindakan juga," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan A. Brilyana menuturkan, saat ini Pemkot Bandung tengah merampingkan jumlah aplikasi yang ada. Dari 350 aplikasi, telah disederhanakan menjadi 236 aplikasi.
"Pengurangan aplikasi tapi tidak mengurangi fungsi. Dengan Multisite, menyatukan pelayanan dalam satu genggaman," ucap Yayan.
Ia juga menjelaskan, dengan dirilisnya BWM, masyarakat bisa memantau kondisi sampah yang ada di TPS, kawasan bisnis, hingga perumahan.
"Bahkan kita juga bisa lihat berapa jumlah sampah yang organik, anorganik, residu, berapa yang bisa diolah lagi dan lainnya," tuturnya.
Selain aplikasi, Kota Bandung juga memfasilitasi masyarakat dengan CCTV analitik.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!