Big Data Expo 2023: Perpaduan Teknologi Digital dengan Kebudayaan
VISI.NEWS | TIONGKOK - Acara yang dinantikan, Big Data Expo 2023, berlangsung pada 26-28 Mei lalu di Guiyang. Acara ini memamerkan sederet pencapaian teknologi yang penuh terobosan, serta merumuskan titik persinggungan kebudayaan dan teknologi. Di tengah perkembangan pesat teknologi digital, seperti big data, cloud computing, dan AI, inovasi ini mengusung sektor kebudayaan memasuki kreativitas dan distribusi pada era baru. Maka, hal ini menghadirkan banyak peluang bagi ekspansi kebudayaan.
Teknologi yang menyediakan pengalaman imersif, seperti xR dan proyeksi holografis, tak hanya mengubah cara menikmati produk kebudayaan, namun juga memproduksinya. Shenzhen Absen Optoelectronic, produsen layar LED terkemuka, memperlihatkan produk terbaik dan solusi inovatifnya di acara tersebut. Dengan demikian, pengunjung acara dapat menikmati visual yang memukau.
Salah satu solusi penting yang diperlihatkan Absen di stan pamerannya adalah virtual shooting stage, sebuah sarana yang memakai layar LED Absen untuk membuat visual yang telah dirancang sehingga menciptakan suasana menarik. Ketika berada di fasilitas ini, pengunjung acara memasuki sebuah adegan lewat teknik pemrosesan berteknologi canggih. Maka, pengunjung acara menikmati pertunjukan sensoris yang imersif.
Sarana virtual stage Absen memanfaatkan virtual shooting "xR" sebagai dukungan teknis yang mewujudkan pengalaman imersif bagi audiens. xR kependekan dari extended reality yang meliputi VR (virtual reality), AR (augmented reality), dan MR (mixed reality).
Teknologi ini semakin marak ditemui di beberapa bidang, termasuk periklanan, produksi film, dan live commerce. Salah satu aplikasi unggulannya adalah virtual shooting studio. Lewat sarana ini, layar LED dan teknologi virtual shooting saling berpadu demi meniru "adegan" spesifik. Hal tersebut membantu aktor tampil secara langsung di tengah lingkungan virtual AR sehingga mempersingkat waktu produksi dan menghemat biaya.
Ketika membahas latar belakang perusahaannya merambah bidang xR virtual shooting, seorang direktur Absen menjelaskan, "xR menjadi pintu gerbang menuju metaverse, sebab mengintegrasikan berbagai jenis realitas virtual. xR juga mencerminkan teknologi yang penuh terobosan dalam perfilman dan televisi, meningkatkan efisiensi pengambilan gambar dan mendukung pertumbuhan. Berkat potensi besarnya, xR juga dapat digunakan industri lain, termasuk pendidikan, smart manufacturing, dan energi. Tak ayal lagi, xR hadir sebagai tren berikutnya dalam evolusi industri layar."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!