IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

BI Dorong LCS untuk Cegah Konversi Ganda Penyelesaian Transaksi Ekspor Impor

ED
Kamis, 13 Oktober 2022 | 18:43 WIB
Bagikan
BI Dorong LCS untuk Cegah Konversi Ganda Penyelesaian Transaksi Ekspor Impor

"Secara makro, transaksi tersebut berdampak pada kebutuhan mata uang USD terus menerus meningkat dan jika nilai USD sedang naik nilai rupiah merosot. Jadi kita mendorong LCS agar secara makro nilai rupiah juga makin stabil," jelasnya.

Saat ini, negara yang sudah menjalin kesepakatan bilateral dalam penerapan LCS baru 4 negara, yakni Tiongkok, Malaysia, Thailand dan Jepang yang nilai impornya mencapai 40 persen dari total impor. Dalam pengembangannya, kini sedang dinegosiasikan MoU dengan Singapura dan akan terus dikembangkan ke negara lain, terutama 5 negara di kawasan Asean. Termasuk ke Arab Saudi untuk memfasilitasi para jemaah haji yang berbelanja saat melaksanakan ibadah haji.

"Nilai impor dari Tiongkok saat ini mencapai 21 persen, Jepang 12 persen dan Malaysia serta Thailand masing-masing sekitar 5 persen. Seandainya sebagian dari 40 persen itu dalam transaksi pembayaran melalui LCS tidak menggunakan dolar lagi, sudah dapat menekan permintaan dolar dalam jumlah besar," ungkapnya lagi.

Nugroho menegaskan, LCS juga menjamin nilai konversi dalam transaksi pembayaran tidak terpengaruh disaat nilai mata uang dolar melambung. Namun dia menyatakan, LCS hanya digunakan dalam transaksi pembayaran ekspor impor, namun tidak berlaku dalam pembayaran pinjaman yang menggunakan dolar.

Dalam bincang santai tersebut, para eksportir dan importir mempertanyakan kemungkinan penerapan LCS diperluas ke negara-negara Eropa, Kanada dan Australia. Para pengusaha juga bertanya, seberapa besar keuntungan mereka dalam penggunaan LCS, agar ekspor mereka ke negara-negara tersebut tetap dibayar dengan dolar.@tok

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.