BGN Hentikan MBG Selama Libur Sekolah, Hemat Anggaran Rp 3 T
Ilustrasi./visi.news/ai.
VISI.NEWS | JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah tahun ajaran 2026. Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai bagian dari penyesuaian operasional program dan upaya penataan tata kelola pelaksanaannya.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan penghentian sementara program MBG diatur dalam Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada periode hari libur.
"Pada tanggal 17 Juni 2026, BGN menerbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026 tentang penyesuaian operasional SPPG pada saat periode hari libur dalam rangka penyelenggaraan program MBG pada tahun anggaran 2026," kata Sari dalam keterangannya dikutip, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil untuk mendukung optimalisasi tata kelola operasional, efisiensi penggunaan sumber daya, serta standardisasi pelaksanaan program MBG. Selain itu, masa libur sekolah dimanfaatkan untuk melakukan penataan ulang terhadap program tersebut.
Sari menjelaskan masa libur sekolah secara resmi berlangsung mulai 22 Juni hingga 23 Juli 2026. Berbeda dengan periode Ramadan sebelumnya yang tetap menyalurkan MBG melalui sistem bundling, distribusi program kali ini dihentikan selama masa liburan.
"Kami ingin melakukan tata kelola kembali, penataan kembali, sehingga mengambil momentum liburan sekolah ini," ujarnya.
BGN Hapus 76 Sekolah dari Daftar Penerima MBG
Selain penghentian sementara distribusi MBG, BGN juga memutuskan menghentikan penyaluran program kepada 76 sekolah di Pulau Jawa. Sekolah-sekolah tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan gizi siswanya secara mandiri sehingga tidak lagi memerlukan intervensi pemerintah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!