BGN Hentikan MBG Selama Libur Sekolah, Hemat Anggaran Rp 3 T
Ilustrasi./visi.news/ai.
"Sampai dengan hari ini, kami sudah melakukan pendataan dan sudah teridentifikasi 76 sekolah di Pulau Jawa dengan jumlah penerima manfaat 39.352 siswa yang juga akan kami efisienkan dengan memfokuskan nantinya anggaran yang tadinya untuk di situ. Kita akan memfokuskan program MBG kepada anak-anak yang memerlukan intervensi pemenuhan gizi," kata Wakil Ketua BGN Agustina Arumsari
Ia menjelaskan penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria yang disusun BGN, termasuk kemampuan siswa dan lingkungan sekolah dalam memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.
"Sekolah-sekolah yang tadi saya sebutkan itu kami anggap berdasarkan beberapa kriteria yang kami susun, mereka secara mandiri mampu memenuhi kebutuhan gizi mereka, oleh karena itu tidak membutuhkan intervensi dari pemerintah," ujarnya.
Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk sekolah-sekolah tersebut akan dialihkan kepada kelompok yang dinilai lebih membutuhkan. BGN berencana memperluas cakupan program ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan anak-anak yang mengalami kerentanan gizi.
"Karena itu, pemerintah mengalihkan ke sekolah lain, ke tempat lain, ke daerah 3T, ke ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," tuturnya.
Sari menambahkan penghentian distribusi MBG selama masa liburan sekolah juga berdampak pada penghentian sementara insentif operasional seluruh SPPG yang terlibat dalam program tersebut.
Berdasarkan data BGN, saat ini terdapat sekitar 27.820 SPPG yang telah beroperasi. Dengan tidak dibayarkannya insentif selama 18 hari masa libur sekolah, BGN memperkirakan efisiensi anggaran yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp3 triliun.
"Kalau kita melihat angka jumlah SPPG yang telah beroperasi, dikalikan dengan insentif per hari selama 18 hari, maka kita sudah bisa melakukan efisiensi insentif SPPG sebesar Rp 3.004.560.000.000" ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!