Bey Minta Perusahaan Garmen di Jabar Tak Sembarang PHK Buruh

ED
Rabu, 30 Oktober 2024 | 10:30 WIB
Bagikan
Bey Minta Perusahaan Garmen di Jabar Tak Sembarang PHK Buruh

VISI.NEWS | JAWA BARAT - Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meminta agar perusahaan garmen dan tekstil tidak asal melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) buruh dan karyawan.

Hal itu disampaikan Bey untuk menanggapi soal data dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar yang menyatakan ada 3.500 anggotanya terkena PHK sejak awal Januari-Oktober 2024.

Menurut Bey Machmudin, perusahaan seharusnya memiliki beberapa cara lain untuk tidak melakukan PHK, seperti pembagian jam kerja atau beberapa cara lainnya.

"Yaitu usahakan efisiensi atau shift atau bagaimana yang penting jangan ada PHK," ujar Bey, Selasa (29/10/2024).

1. Bey tidak ingin ada karyawan kena PHK

Di sisi lain, Bey meminta perusahaan tekstil atau garmen turut memperhatikan hak buruh itu sendiri. Jangan sampai hal tersebut justru tidak dipenuhi oleh para perusahaan. Meski demikian, ia berharap jangan sampai ada perusahaan yang melakukan PHK.

"Kalau dari masalah PHK itu yang penting hak-hak buruhnya terpenuhi, tapi itu dari sisi Disnaker, tapi kami tentu tidak ingin adanya PHK," ujarnya.

2. Kasus ini dapat perhatian dari DPRD Jabar

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.