Bersama Menjaga Laut Nusantara: WWF dan Marine Buddies Gelar Aksi Konservasi di Hari Laut Sedunia
Rizka Dzulfikar, dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Denpasar, salah satu narasumber dalam talshow menyampaikan, “Target kawasan konservasi perairan yang ingin dicapai oleh Pemerintah Indonesia pada 2045 yaitu sebanyak 30% atau disebut 30 by 45. Komitmen ini juga tertera pada salah satu dari 5 program ekonomi biru yang diusung oleh Pemerintah Indonesia.”
Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Erdi Lazuardi, National Coordinator for Marine Science and Knowledge Yayasan WWF Indonesia juga menerangkan, “Hingga saat ini, WWF-Indonesia telah mendukung dalam pengembangan 29 kawasan konservasi perairan di Indonesia, yang tentu saja, memiliki keunikannya masing-masing. WWF-Indonesia juga mendorong konsep inclusive management dalam pengelolaan kawasan konservasi, yaitu dengan melibatkan pengelola kawasan dan masyarakat setempat dengan cara peningkatan kapasitas sustainable livelihood dalam perikanan dan pariwisata bahari, serta pemantauan berkala terkait dengan ekologi dan pemanfaatan sumber daya di kawasan kawasan konservasi.”
Melalui rangkaian kegiatan World Ocean Day ini, WWF-Indonesia berharap tidak hanya sekadar memeriahkan dan merayakan, namun juga dapat mengedukasi serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konservasi perairan, serta mendorong partisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan laut. Sehingga perilaku pemanfaatan sumber daya laut yang tidak bertanggung jawab pun dapat dikurangi.
Di sela rangkaian kegiatan World Ocean Day yang berlangsung di Denpasar, Ari, salah satu orang tua peserta lomba mewarnai mengatakan, “Rangkaian acaranya menarik banget, anak saya baru pertama kali mengikuti lomba mewarnai seperti ini. Kebetulan anaknya juga memang suka main di air ya, ke pantai gitu dia suka. Karena lomba ini setidaknya dia jadi belajar hewan-hewan laut juga lah, minimal tau warnanya dulu, boleh dikonsumsi atau enggak”.
Melalui kampanye tersebut, WWF-Indonesia mengajak seluruh pengunjung yang hadir dan seluruh masyarakat Indonesia untuk ambil bagian menjadi pelindung laut yang aktif dengan melakukan aksi-aksi kecil namun berdampak. Kita bisa mulai mengurangi pemakaian limbah cair, memilah dan mendaur ulang sampah, dan mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!