Bermula dari Rp 700 Ribu, Koperasi Wanita Berkah Bermartabat Kini Miliki Aset Rp1,8 Miliar
Bu Popong merupakan anggota terlama di Kopwan Berkah Bermartabat. Ia adalah orang kedua yang bergabung di sini sejak tahun 2011.
"Saya anggota paling lama sama Bu Umi. Dulu modalnya cuma Rp700.000 sekarang sudah sampai Rp1,8 miliar. Jadi, saya percaya kalau pengurusnya sangat amanah," tutur Popong.
Ia mengaku tertarik bergabung di koperasi karena manfaatnya sangat terasa. Sebagai pedagang es krim, ia semakin bisa mengembangkan usahanya setelah bergabung di koperasi.
Tak hanya itu, ia juga bisa menambah relasi dan saling dekat dengan tetangga satu kelurahan.
"Paling menarik itu program pendidikan koperasi yang diadakan setiap tahun. Ada permainannya juga jadi tidak membosankan. Saya juga jadi punya banyak teman di sini, saling kenal antara RW, seperti saya dan Bu Umi ini," ucapnya.
Serupa dengan Popong, Umi juga merasakan banyaknya manfaat saat bergabung di koperasi. Terutama dalam hal pinjam meminjam yang sangat mudah prosesnya.
"Saya juga menabung di konvensional. ternyata di koperasi lebih banyak lagi manfaatnya. Saya bisa nganjuk (berutang) dan itu tidak ribet," aku Umi.
Ia sendiri memiliki toko mesin kecil-kecilan di rumahnya. Jika kondisinya sangat mendesak terkait kebutuh dana untuk sehari-hari atau biaya kuliah anak, ia merasa proses koperasi tidak sesulit peminjaman ke bank konvensional.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!