Beri Rasa Nyaman Untuk Disabilitas Di Jabar, Reynaldi : Bandung Jadi Peecotohan Kampung Dilans
VISI.NEWS |BANDUNG - Diketahui, saat ini Kawasan Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung rencananya akan dijadikan percontohan Kampung Dilans alias Kampung Ramah Disabilitas dan Lansia.
Menurut informasi yang didapat Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi menyebutkan, sebagai langkah awal, sejumlah pihak terus melakukan persiapan guna mewujudkan renca tersebut.
"Komunitas Penggerak Dilans, DPRD Kota Bandung, Pemkot Bandung, dan pihak yang terlibat didalamnya, terus bersiap untuk mewujudkan kampung dilans," katanya.
Kepada VISI.NEWS, Reynaldi mengungkapkan, Komunitas Penggerak Dilans berharap Bandung bisa inklusif, agar di Kampung Dilans bisa menyangkut berbagai aspek, seperti lingkungan, pendidikan, kebijakan dan lainnya.
"Jika membicarakan disabilitas dan lansia atau dilans harus berdasarkan konsep insklusivitas, benar-benar harus sesuai dengan kebutuhan, karena para disabilitas mengaku kesulitan mendapat akses yang layak saat keluar rumah," ungkapnya.
Menurut Reynaldi, diinformasikan kenapa kemudian memilih Babakan Ciamis sebagai Kampung Dilans, alasan para penggagas adalah, kawasan yang representatif.
"Sebab memiliki kantor Wali Kota, bangunan bersejarah, kuliner yang menjamur, kawasan militer dan lainnya, sehingga wilayah tersebut dianggap nyaman," ujar Reynaldi.
Adapun masalah lainnya yang membuat Dilans tak merasa aman di Bandung, akibat dari pemasangan guiding block bagi disabilitas yang tak sesuai standar dan beberapa ruang publik belum ramah.
"Bandung ini sebagai simbol Asia-Afrika, menunjukkan kalau Bandung ini bisa jadi rujukan atau contoh. Jadi, akan berimbas ke kota lain," ucapnya.
Sekedar informasi, dikutip dari sistem informasi penyandang disabilitas Kemensos menyebutkan jumlah penyandang disabilitas khusus di Kota Bandung sebanyak 2.472 orang.
"Sementara di Jabar jumlahnya sebanyak 23.566 orang, oleh karena itu, sebagai legislator di Jabar, sangat mendukung rencana Kampung Dilans tersebut," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!