Beredar Surat Arahan Jokowi agar Buka Bersama Ditiadakan, Deding Ishak: Kalau Benar Sangat Menyesalkan, Cabut atau Revisi
Apalagi kegiatan buka bersama ini, kata Deding yang juga Ketua STIA Al Jawami ini, merupakan bagian dari ritual ibadah, syiar agama dalam kehidupan masyarakat kita yang terkenal sosialistis religious yakni masyarakat kekeluargaan beragama, termasuk aktivitas keagamaan di lingkungan pemerintahan atau penyelenggara negara. bukan hanya sekedar kumpul-kumpul, tapi ada banyak ibadah di dalamnya. Ada pemberian makanan gratis, kadang juga santunan untuk anak yatim, tausiah/ceramah keagamaan, silaturrahmi sesama muslim bahkan kadang dihadiri juga oleh orang-orang non muslim dgn semangat toleransi dan kebersamaan dalam bernegara sebagai sesama anak bangsa. Bahkan kalau di propinsi dan kabupaten kota, buka bersama di bulan Ramadhan menjadi forum sulaturahmi umara dan ulama, dan kalau diperluas bisa dengan umat, karena di situ ada gubernur, bupati forkompimda, tokoh ulama dan tokoh masyarakat
“Oleh karena itu, sekali lagi, sebaiknya kalau surat itu benar agar dicabut atau isinya direvisi. Kalau pun kekhawatirannya masalah Covid-19, maka tinggal dibuatkan saja himbauan agar tetap melaksanakan prokes, jangan sampai ditiadakan ruang orang termasuk para pejabat di dalamnya yang melakukan silaturahmi jg tentunya berharap berkah di bulan penuh berkah, maghfirah di bulan suci Ramadan 1444 Hijriah ini,” pungkasnya.@mpa/asa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!