Bentuk Konkret Program Pentahelix Atasi Banjir Cidawolong Majalaya, Warga: Manfaatnya Sudah Bisa Dirasakan
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Saat ini masyarakat sudah mulai merasakan dampak positif atau manfaat dari pengejaran normalisasi/ pengerukan tiga aliran sungai di kawasan Cidawolong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.
Ketiga aliran sungai itu yakni Sungai Cidawolong, Sungai Cibotor dan Sungai Cipeujeuh yang bermuara ke Sungai Citarum. Pengerjaan normalisasi/ pengerukan sungai dilaksanakan sejak hari Senin (12/5/2025) hingga Minggu (25/5)2925) masih berlangsung.
Setelah dilaksanakan pengerjaan selama 14 hari ini, manfaatnya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat sekitar. Baik oleh para pengendara roda dua, pengendara roda empat maupun para pelaku usaha yang melintasi Jalan Raya Laswi Majalaya, yang ada di kawasan Cidawolong yang menjadi titik pengerjaan di tiga aliran sungai tersebut.
"Sekarang mah tidak ada genangan air. Biasanya tidak hujan di kawasan Cidawolong, sering banjir dan ada genangan air. Termasuk di bagian hulu sungai, kawasan Cidawolong sering banjir. Apalagi kalau hujan di kawasan Cidawolong, Jalan Raya Laswi sering terendam banjir dan sering tidak bisa dilintasi kendaraan," kata Rajib (18), warga Desa Padaulun Kecamatan Majalaya, yang kebetulan ada di kawasan Cidawolong saat diminta tanggapannya, Minggu (25/5/2025).
Tidak lagi terjadi banjir di kawasan Cidawolong itu, kata Rajib, setelah ada pengerjaan normalisasi atau pengerukan ketiga aliran sungai tersebut.
"Alhamdulillah, belum ada banjir lagi. Mudah-mudahan dengan adanya pengerjaan normalisasi sungai ini, tidak lagi terjadi banjir di kawasan Cidawolong," katanya.
Pantauan di lapangan, ada penurunan elevasi permukaan aliran air sungai antara 50 sampai 100 cm, sehingga air terlihat mengalir lebih deras. Selain itu ada pelebaran aliran air sungai antara 5-6 meter, sebelumnya rata-rata lebar sungai 3 meter. Sebelumnya, permukaan aliran air sungai nyaris sejajar dengan penampang saluran drainase yang ada di bagian pinggir Jalan Raya Laswi Majalaya karena mengalami pendangkalan dan penyempitan akibat endapan lumpur. Namun saat ini penampang aliran air sungai terlihat dalam dan lebar, sehingga aliran air sungai terlihat lebih deras.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!