BEM SI Beri Tenggat 18 Hari Pemerintah Perbaiki Ekonomi, Ini Respons Istana
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi ./visi.news/ist.
Ia menambahkan bahwa koordinasi antarinstansi dan kebijakan yang saling memperkuat menjadi kunci dalam memberikan kepastian kepada pelaku usaha.
Terkait tenggat 18 hari yang diberikan mahasiswa, Prasetyo menegaskan bahwa tidak semua hal bisa diselesaikan sesuai batas waktu yang ditentukan.
“Ya, kan mohon maaf ya, tidak semua atau tidak segala sesuatu itu bisa dicapai dengan sebuah tenggat waktu yang sudah ditetapkan. Kan begitu. Tidak, tidak semuanya bisa seperti itu,” jelasnya.
Namun ia menekankan bahwa semangat mahasiswa tetap menjadi dorongan agar pemerintah bekerja lebih maksimal, terutama di sektor ekonomi.
Aksi dan ultimatum BEM SI menyoroti tekanan publik terhadap pemerintah untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan kondisi ekonomi secara umum. Respon Istana menunjukkan upaya komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah, sekaligus memberikan gambaran tantangan yang dihadapi dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang efektif.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!