Belanja Online 2026: Bangkitnya Shoppertainment
“Perilaku shoppertainment telah menjadi kebiasaan yang terbentuk melalui social commerce. Konsumen menikmati interaksi dan konten yang berbeda di setiap kanal,” tambah Aska.
Situasi ini akan mendorong terjadinya konvergensi pengalaman belanja, di mana batas antara marketplace dan social commerce semakin kabur. Platform media sosial akan mengembangkan kemampuan pemenuhan logistik yang lebih canggih, sementara marketplace akan semakin terintegrasi dengan fitur pembuatan konten dan livestream.
“Seluruh platform kini berlomba menciptakan konsep super-app commerce, di mana konsumen dapat menemukan produk, berinteraksi, hingga menyelesaikan transaksi—termasuk urusan logistik—dalam satu aplikasi,” jelas Aska mengenai evolusi belanja online menuju 2026.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!