Belanda vs Maroko, Duel Identitas di Piala Dunia 2026

Desi Rossilawati
Selasa, 30 Juni 2026 | 09:42 WIB
Bagikan
Belanda vs Maroko, Duel Identitas di Piala Dunia 2026

Belanda vs Maroko./visi.news/media perjuangan.

"Saya selalu merasa sebagai orang Maroko," katanya. "Saya memilih dengan hati."

Keputusan Ziyech kemudian diikuti sejumlah pemain lain seperti Noussair Mazraoui, Sofyan Amrabat, Anass Salah-Eddine, hingga Ismael Saibari yang juga memiliki latar belakang pembinaan sepak bola di Eropa.

Pertandingan Belanda melawan Maroko juga memiliki kaitan erat dengan sejarah migrasi. Gelombang perpindahan warga Maroko ke Belanda dimulai melalui perjanjian tenaga kerja pada akhir 1960-an. Seiring waktu, banyak keluarga menetap secara permanen hingga melahirkan generasi baru warga Belanda keturunan Maroko.

Kondisi tersebut membuat banyak pesepak bola memiliki dua identitas kebangsaan dan harus menentukan pilihan ketika tampil di level internasional. Kini, pilihan memperkuat Maroko semakin banyak diambil oleh pemain keturunan Maroko yang lahir di Belanda.

Pertemuan kedua tim di Piala Dunia 2026 pun menjadi simbol perubahan dinamika tersebut. Jika pada Piala Dunia 1994 Belanda mengalahkan Maroko lewat inspirasi Dennis Bergkamp, maka 32 tahun kemudian kedua negara kembali bertemu dengan cerita berbeda, ketika sepak bola menjadi cerminan perubahan identitas, migrasi, dan hubungan antargenerasi yang berkembang di panggung sepak bola dunia.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.