Bau Pesing dan Pernah Digunakan Bunuh Diri, JPO Depan Kantor Pos Dibongkar

ED
Selasa, 21 Desember 2021 | 10:18 WIB
Bagikan
Bau Pesing dan Pernah Digunakan Bunuh Diri, JPO Depan Kantor Pos Dibongkar

VISI.NEWS | BANDUNG - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) depan Kantor Pos Besar Bandung di Jalan Asia Afrika selain tak terurus, bau pesing, juga pernah digunakan untuk orang melakukan bunuh diri.

Dalam upaya penataan kawasan Alun-alun Bandung, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membongkar JPO tersebut, Senin (20 Desember 2021) malam. Pembongkaran ini dipantau langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna.

Pembongkaran JPO diprediksi memakan waktu selama 8 hari. Pengerjaan memakan waktu karena hanya dikerjakan pada pukul 22.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB. Selama pembongkaran arus lalu lintas akan ditutup sementara dan dialihkan ke arah Jalan Banceuy.

Sekda mengungkapkan pembongkaran JPO tersebut bagian dari konsep menata Kota Bandung menjadi lebih baik, indah dan semakin menarik.

Selain itu, JPO tersebut juga dinilai sudah tidak berfungsi sebagai mana mestinya. JPO tersebut sebelumnya dibangun pihak swasta, namun sejak 2017 lalu telah menjadi milik Pemkot Bandung.

"Kita ada Perda nomor 12 tahun 2018 tentang barang milik daerah. Tentunya harus dicatat secara betul (terkait barangnya), lalu kita tentukan siapa pengguna barangnya. Hingga akhirnya disetujui untuk dibongkar," kata sekda.

Menurut sekda, dengan pembongkaran JPO ini bisa membuat kawasan Alun-Alun tertata lebih baik, PT Pos juga dapat berkontribusi dengan penataan tersebut karena gedungnya merupakan cagar budaya.

"Apalagi ini (Jalan Asia Afrika) mainstream road dan kebanggaan Kota Bandung. Siapa orang Bandung dan di luar Bandung yang tidak mengenal tentang jalan Asia Afrika?" ucapnya.

Terkait pembongkaran menjelang akhir tahun, sekda mengatakan, proses administrasinya cukup lama, meski pun penyerahan dari pihak swasta sejak tahun 2017 lalu.

"Kita semua harus tertib (administrasinya), faktor itulah yang akan sedikit memakan waktu. Pembongkaran ini yang mengerjakan pun bukan kami di SKPD, tetapi menggunakan orang yang profesional. Dan ini memang dihitung betul," katanya.

Sekda menambahkan, nantinya di Jalan Asia Afrika hanya ada satu JPO. Sedangkan yang lainnya akan dibongkar. Selain itu, rencananya selter bus juga akan direvitalisasi.

Untuk itu telah dianggarkan sebesar Rp. 1,250 miliar. Targetnya, membongkar 3 JPO dan 17 selter. JPO yang bakal difungsikan yakni JPO berdesain heritage. Nantinya akan bertambah fungsinya menjadi Bandung Tourism Center.

"Penyebrangan di JPO heritage, rencananya disana ada salah satu fungsi untuk Bandung Tourism Center, pusat informasi turis bandung, nanti ada pengelolanya disana mungkin dari Disbudpar, ini bagian dari penataan kawasan juga," imbuhnya.@nia

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.