Barak TNI Jadi Tempat Pembinaan, 120 Siswa yang Dianggap Bermasalah di Jabar Mulai Ikuti Program Pendidikan
Wahyu menegaskan siswa peserta adalah mereka yang secara sukarela didaftarkan oleh orang tuanya, lengkap dengan surat pernyataan kesediaan mengikuti program tersebut.
Sementara tenaga pendidik berasal dari unsur TNI AD, Polri, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Lembaga Perlindungan Anak (LPA), serta tenaga ahli sesuai bidang masing-masing.
Seluruh kegiatan pendidikan ini didanai oleh Pemprov Jawa Barat serta pemerintah daerah setempat.
Para peserta mendapatkan fasilitas secara gratis, termasuk makanan sehat, perlengkapan pribadi, pakaian seragam, dan alat tulis.
Fasilitas pelatihan menggunakan barak militer yang tidak dipakai untuk aktivitas militer, serta didukung fasilitas penunjang lainnya yang tersedia di markas.
Program ini akan dievaluasi secara berkala selama proses berlangsung dan setelahnya.
TNI AD berharap pendidikan karakter ini dapat membentuk generasi muda yang tangguh, berdisiplin, berwawasan kebangsaan, dan mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan mereka.
“Mari bersama kita selamatkan generasi penerus bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas. Masa depan mereka adalah masa depan bangsa,” tutup Wahyu. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!