Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong

Desi Rossilawati
Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:16 WIB
Bagikan
Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong

Singkong./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Pemerintah tengah mengembangkan penggunaan bahan kimia khusus untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Bahan tersebut diketahui berasal dari hasil penelitian ilmuwan asal Surabaya, Randall Hartolaksono.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampanglei, beberapa waktu lalu. Bahan kimia tersebut dibuat dari ekstrak kulit singkong yang mengandung zat tripotasium sitrat.

Berdasarkan penelitian Randall Hartolaksono, kandungan dalam ekstrak kulit singkong dapat membantu memutus reaksi kimia berantai yang terjadi saat kebakaran. Dengan proses tersebut, pendinginan api dapat berlangsung lebih cepat.

"Bahan itu digunakan untuk perkuat pemadaman dan bisa menurunkan temperatur dengan drastis serta tidak menghasilkan asap," kata Willem dalam keterangannya dikutip, Selasa (25/8/2026).

Randall Hartolaksono yang dikenal dengan nama Randall Hart lahir di Surabaya pada 16 Maret 1956. Ia menemukan bahan kimia tersebut secara tidak sengaja ketika melakukan penelitian saripati kulit singkong untuk dijadikan bahan pelumas engsel robot di Inggris.

Saat penelitian berlangsung, bahan tersebut tidak sengaja tumpah dan kemudian memadamkan api. Peristiwa itu mendorong Randall untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan saripati kulit singkong dapat memutus reaksi kimia berantai dalam proses kebakaran. Teori tersebut kemudian dikenal sebagai Teori Pemutusan Rantai Kimia dan diterima oleh kalangan ilmuwan Eropa.

Sejumlah zat aktif dari saripati kulit singkong, termasuk tripotasium sitrat, kemudian dikembangkan menjadi berbagai produk antik api.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.