Bank DBS dan UOB Indonesia Salurkan Rp1,7 Triliun Pendanaan Hijau untuk Kampus Data Princeton Digital Group
Pinjaman ini disusun sesuai dengan Green Loan Principles (GLP) dari Asia Pacific Loan Market Association (APLMA) dan Green Finance Framework (GFF) dari PDG, untuk memastikan bahwa pembiayaan ini mendukung proyek-proyek dengan dampak yang jelas, transparan, dan menggunakan dana secara bertanggung jawab. Transaksi ini semakin mengukuhkan kepemimpinan Bank DBS Indonesia dalam bidang keuangan berkelanjutan, yang telah diakui sebagai ‘Indonesia’s Best Bank for ESG’ oleh Euromoney's Awards for Excellence 2024.
President Director UOB Indonesia Hendra Gunawan mengungkapkan, “Kami percaya bahwa pembiayaan yang berkelanjutan merupakan kunci untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia dan kawasan regional. Kemitraan dengan Princeton Digital Group sejalan dengan komitmen kami dalam mendukung bisnis yang menerapkan praktik-praktik bertanggung jawab terhadap lingkungan. Sebagai salah satu bank terkemuka di Asia, UOB berkomitmen untuk membantu perusahaan-perusahaan bertransisi menuju operasional yang lebih berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui pembiayaan pusat data ramah lingkungan seperti JC2, kami membantu membangun infrastruktur digital berkelanjutan yang dibutuhkan dalam mewujudkan ekonomi rendah karbon.”
Chief Financial Officer PDG Niall Hannigan mengatakan, “Fasilitas pembiayaan hijau ini merupakan keselarasan strategis antara objektif keuangan dengan komitmen keberlanjutan kami. Melalui kolaborasi kami dengan Bank DBS Indonesia dan Bank UOB Indonesia, kami memperoleh modal yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur AI-ready kami dengan tetap mempertahankan komitmen yang kuat terhadap tanggung jawab lingkungan dan keuangan berkelanjutan. Seiring dengan berkembangnya operasi kami, mengintegrasikan praktik berkelanjutan ke dalam strategi keuangan tetap menjadi dasar visi jangka panjang kami untuk infrastruktur digital yang tangguh.”
Club loan ini menyoroti kemitraan yang kuat antara lembaga keuangan dengan perusahaan teknologi dalam memajukan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Upaya ini juga menggarisbawahi kepemimpinan Bank DBS Indonesia dalam mendukung proyek-proyek yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, serta peran PDG dalam membentuk masa depan pusat data yang berkelanjutan. Sementara itu, hal ini memperkuat komitmen UOB Indonesia untuk membiayai proyek-proyek yang berkontribusi terhadap tujuan lingkungan jangka panjang Indonesia dan ASEAN, serta memperkuat posisi kawasan ini sebagai pemimpin dalam pertumbuhan berkelanjutan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!