Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Banjir Luapan Sungai Rendam 10 Rumah di Pamuruyan Sukabumi

Desi Rossilawati
Jumat, 17 April 2026 | 07:30 WIB
Bagikan
Banjir Luapan Sungai Rendam 10 Rumah di Pamuruyan Sukabumi

Banjir akibat luapan sungai terjadi di Kampung Panagan RT 03/ 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. /ist.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Banjir akibat luapan sungai terjadi di Kampung Panagan RT 03/02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa ini dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai angin dan petir. Debit air sungai meningkat selama hujan, dan setelah hujan reda, air meluap hingga masuk ke permukiman warga dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.

"Sebanyak 10 rumah terdampak dalam kejadian tersebut. Warga bersama keluarga melakukan evakuasi mandiri serta berupaya menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah," ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi.

Waldi menyatakan bersama unsur terkait seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, serta aparat RT/RW langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan asesmen. Sementara itu, dibantu petugas, warga bergotong royong membersihkan sisa material banjir setelah air mulai surut.

Berdasarkan laporan, kondisi air berangsur surut dan dinyatakan sepenuhnya surut pada pukul 17.18 WIB. Meski tidak ada laporan korban jiwa maupun pengungsian, banjir ini disebut kerap terjadi di wilayah tersebut, terutama saat curah hujan tinggi.

Adapun yang dibutuhkan yakni bronjong untuk membangun tanggul penahan di sepanjang aliran sungai guna mencegah luapan air kembali merendam permukiman warga.

Sedangkan hingga Kamis malam, hujan masih terus turun. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.