Klaim JHT itu Gratis, Jangan Pakai Calo 20 Jul 2026 Mahasiswa KKN di Kencong Diminta Jadi Bagian dari Solusi, DPL Tekankan Sinergi dengan Masyarakat 20 Jul 2026 Aksi Berani Penjaga Kios Gagalkan Perampokan Bersenjata Tajam di Sukabumi 20 Jul 2026 Bupati Jember Lantik Jajaran BUMD, Targetkan Terobosan Baru Penggerak Ekonomi Daerah 20 Jul 2026 Perjuangkan Hak Nelayan Pantura, Firman Soebagyo: Tangkap Mafia BBM 20 Jul 2026 BPP Gumukmas Gencarkan PM-AAS Lewat Gerakan Tanam Serentak 20 Jul 2026 Aher Dorong Pembentukan Badan Pengelola Kopi untuk Perkuat Ekspor 20 Jul 2026 Kapal Induk Pertama Indonesia Segera Tiba, Ini Spesifikasi Giuseppe Garibaldi 20 Jul 2026 Hotman Paris Minta Maaf atas Polemik dengan Wartawan 20 Jul 2026 SOSOK | Ferran Torres, Sang Pahlawan Juara Dunia Spanyol 20 Jul 2026 Klaim JHT itu Gratis, Jangan Pakai Calo 20 Jul 2026 Mahasiswa KKN di Kencong Diminta Jadi Bagian dari Solusi, DPL Tekankan Sinergi dengan Masyarakat 20 Jul 2026 Aksi Berani Penjaga Kios Gagalkan Perampokan Bersenjata Tajam di Sukabumi 20 Jul 2026 Bupati Jember Lantik Jajaran BUMD, Targetkan Terobosan Baru Penggerak Ekonomi Daerah 20 Jul 2026 Perjuangkan Hak Nelayan Pantura, Firman Soebagyo: Tangkap Mafia BBM 20 Jul 2026 BPP Gumukmas Gencarkan PM-AAS Lewat Gerakan Tanam Serentak 20 Jul 2026 Aher Dorong Pembentukan Badan Pengelola Kopi untuk Perkuat Ekspor 20 Jul 2026 Kapal Induk Pertama Indonesia Segera Tiba, Ini Spesifikasi Giuseppe Garibaldi 20 Jul 2026 Hotman Paris Minta Maaf atas Polemik dengan Wartawan 20 Jul 2026 SOSOK | Ferran Torres, Sang Pahlawan Juara Dunia Spanyol 20 Jul 2026

Bandung Mulai Rapikan Kabel Udara, Internet Dipastikan Tetap Aman

ED
PN
Selasa, 2 Juni 2026 | 07:19 WIB
Bagikan
Bandung Mulai Rapikan Kabel Udara, Internet Dipastikan Tetap Aman

Ilustrasi. /visi.news/ai

“Persiapan sudah kita lakukan, mulai dari memastikan perangkat pasif seperti manhole, handhole, jaringan utama hingga akses sudah tersedia dan siap digunakan,” kata Asep.

Ia menjelaskan bahwa proses penertiban dilakukan dengan memindahkan kabel yang selama ini menggantung di udara ke jaringan bawah tanah yang telah dibangun sebelumnya.

Untuk menjamin kelancaran proses tersebut, sosialisasi kepada seluruh penyedia layanan internet atau Internet Service Provider (ISP) telah dilakukan secara intensif dalam beberapa bulan terakhir.

Dari total 29 perusahaan yang telah menyatakan komitmen mendukung program ini, sekitar 13 perusahaan telah siap menggunakan infrastruktur jaringan bawah tanah yang disediakan.

Meski belum seluruh ISP melakukan migrasi, Asep memastikan kapasitas jaringan yang tersedia saat ini sudah cukup untuk menjaga layanan tetap berjalan normal.

“Memang belum semua, tapi yang sudah tersedia itu cukup untuk meng-cover kebutuhan. Jadi ketika kabel di atas dipotong, jaringan di bawah sudah siap sebagai alternatif,” jelasnya.

Menurut Asep, sistem yang digunakan telah dirancang berlapis sehingga potensi terjadinya blackout atau gangguan jaringan secara total dapat dihindari.

Keandalan jaringan menjadi perhatian utama mengingat saat ini hampir seluruh aktivitas masyarakat, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga sektor keuangan sangat bergantung pada konektivitas internet.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.