Bandung Great Sale 2026 Diserbu Pengunjung, Transaksi Terus Dihitung
Pemkot Bandung tengah mengumpulkan data transaksi untuk mengetahui seberapa besar dampak ekonomi yang dihasilkan BGS 2026. Laporan transaksi dari Bank bjb masih ditunggu sebagai salah satu sumber data dalam proses evaluasi tersebut.
Bagi pemerintah kota, jumlah pengunjung memang penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan.
Tujuan yang lebih besar adalah memastikan keramaian tersebut menghasilkan transaksi dan menciptakan perputaran uang bagi pelaku usaha yang terlibat.
Farhan menargetkan perputaran ekonomi dari kegiatan BGS selama tiga hari dapat mencapai sekitar Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar di berbagai pusat perbelanjaan yang terlibat.
"Perputaran ekonominya kita harapkan bisa berputar sampai ke angka dalam BGS tiga hari saja, kan di semua mal, sekitar Rp1 sampai Rp1,5 miliar," katanya.
Target tersebut memperlihatkan bagaimana BGS ditempatkan sebagai bagian dari strategi Pemkot Bandung untuk menjaga konsumsi masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha mendapatkan pasar.
Konsep BGS 2026 juga dibuat lebih beragam dibandingkan sekadar menghadirkan stan penjualan produk.
Menurut Farhan, kegiatan tersebut mempertemukan berbagai merek dan pelaku usaha dengan komunitas serta pelaku kuliner. Keragaman itu dinilai menjadi salah satu kekuatan BGS tahun ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!