Bandung Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Ilustrasi. /visi.news/ist
"Kami akan salurkan melalui Baznas karena Baznas pusat sudah memiliki posko di sana," tutur Farhan.
Farhan mengakui Pemkot Bandung belum dapat mengirimkan perwakilan secara langsung ke lokasi bencana karena keterbatasan waktu dan kesempatan. Meski demikian, ia memastikan kondisi tersebut tidak mengurangi makna bantuan yang diberikan.
Menurutnya, dukungan terhadap korban bencana tidak selalu harus dilakukan dengan hadir secara langsung di lokasi. Bantuan melalui lembaga yang memiliki jaringan distribusi di daerah terdampak juga menjadi langkah penting agar kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi.
Farhan menekankan bahwa semangat gotong royong harus terus dipelihara, terutama ketika masyarakat di daerah lain sedang menghadapi musibah.
"Di dalam kondisi apa pun saudara sebangsa tetap perlu kita perhatikan. Gotong royong adalah inti dari Pancasila," ungkapnya.
Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, Baznas, ASN, dan masyarakat, Pemkot Bandung berharap bantuan untuk korban gempa NTT terus bertambah. Target Rp1,5 miliar diharapkan menjadi wujud nyata solidaritas warga Bandung terhadap saudara sebangsa yang terdampak bencana.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!