Bandung Dijuluki Ibu Kota Asia-Afrika, Farhan dan Dubes Maroko Kenang Semangat KAA
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 24 April 2025 | 10:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Wali Kota Muhammad Farhan menyambut Duta Besar Kerajaan Maroko, Yang Mulia Ouadia Benabdellah di Pendopo Kota Bandung, bersama delegasi negara-negara Afrika, Rabu (23/4/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari peringatan simbolis 70 tahun Konferensi Asia-Afrika (KAA), meski tanpa seremoni nasional.
Dalam pertemuan yang diwarnai tarian tradisional dan jamuan makan siang tersebut, Bandung secara simbolik ditegaskan sebagai 'Ibu Kota Bangsa-bangsa Asia dan Afrika' sebuah penghormatan atas peran historisnya dalam mengawali kerja sama lintas benua.
Wali Kota Farhan menyatakan bahwa Kota Bandung akan terus menjaga semangat solidaritas global di tengah arus geopolitik yang semakin mengedepankan kepentingan nasional.
"Bandung tetap memancarkan cahaya semangat kesetaraan bangsa-bangsa. Tahun ini kami meluncurkan logo baru kota Bandung sebagai simbol ibu kota Asia dan Afrika. Logo ini, yang didesain anak-anak muda Bandung, menggunakan warna hijau, merah, dan putih sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan dan kemanusiaan Palestina," ujar Farhan.
Dubes Maroko Ouadia Benabdellah menyebut momentum ini bukan hanya pengingat sejarah, tetapi juga pijakan untuk membangun masa depan kerja sama Asia-Afrika. Ia menegaskan bahwa kawasan Afrika kini sedang bangkit sebagai pusat ekonomi dunia berikutnya, dan Asia menjadi mitra strategis yang tak terpisahkan.
“Namun kemitraan ini harus melampaui sekadar perdagangan. Kita harus membangunnya di atas landasan pembangunan berkelanjutan, inovasi teknologi, dan investasi dalam sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menutup sambutannya dengan menyerukan pentingnya semangat Bandung sebagai panduan untuk menciptakan dunia yang setara dan damai.
Bandung sendiri memiliki hubungan erat dengan Maroko, salah satunya melalui status kota kembar dengan Kota Agadir. Pemkot Bandung juga berencana menyelenggarakan Asian African Youth Forum sebagai upaya konkret meneruskan semangat KAA kepada generasi penerus.
“Kita tidak hanya mengamankan jalan kita sendiri. Kita sedang membentuk masa depan dunia,” tutup Benabdellah. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!