Bandara King Khalid International Riyadh Kembali Normal
ED
Editor
M Purnama Alam
Minggu, 21 Desember 2025 | 17:20 WIB
VISI.NEWS | RIYADH - King Khalid International Airport di Riyadh mengonfirmasi pada Sabtu (20/12/2025) bahwa operasional penerbangan kini telah kembali normal setelah gangguan besar yang menyebabkan penundaan jadwal penerbangan pada hari Jumat, 19 Desember. Gangguan tersebut mempengaruhi sejumlah maskapai domestik dan internasional, menyebabkan penumpukan penumpang dan waktu tunggu yang lebih lama di seluruh area terminal. Demikian dilansir dari Saudi Gazette, Minggu (21/12/2025).
Gangguan ini mencapai puncaknya pada Jumat pagi, ketika banyak penumpang melaporkan adanya penundaan penerbangan dari berbagai maskapai. Situasi ini menciptakan ketidaknyamanan bagi penumpang yang menunggu keberangkatan mereka di bandara.
Dalam pernyataan awalnya, pihak bandara menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor operasional yang saling tumpang tindih selama dua hari terakhir. Salah satunya adalah pengalihan sejumlah penerbangan dari bandara lain menuju Riyadh, ditambah lagi dengan pekerjaan pemeliharaan yang dijadwalkan di sistem pengisian bahan bakar bandara.
Keadaan tersebut memengaruhi jadwal penerbangan, yang mengakibatkan penundaan dan pembatalan sejumlah penerbangan dari beberapa maskapai. Meskipun demikian, pihak bandara segera berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan otoritas terkait untuk menyelesaikan masalah yang ada.
Dalam klarifikasi lebih lanjut, King Khalid International Airport mengonfirmasi bahwa semua masalah operasional tersebut telah diatasi dengan tuntas. Bandara menginformasikan bahwa koordinasi yang dilakukan dengan maskapai dan otoritas terkait berhasil menyelesaikan prosedur yang melibatkan penerbangan yang terdampak, baik yang dibatalkan maupun yang dijadwal ulang.
Jumlah penerbangan yang terpengaruh pada hari Jumat mencapai hampir 200 penerbangan. Hal ini mengindikasikan seberapa besar dampak dari gangguan yang terjadi terhadap sistem operasional bandara pada hari itu.
Untuk mengatasi situasi tersebut, tim operasional bandara bekerja tanpa henti untuk mengembalikan stabilitas jadwal penerbangan. Pihak bandara menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama, dan semua tindakan yang diambil sesuai dengan regulasi yang diterbitkan oleh General Authority of Civil Aviation untuk melindungi hak-hak penumpang.
King Khalid International Airport menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penumpang dan mengucapkan terima kasih atas pengertian mereka. Bandara juga menambahkan bahwa koordinasi dengan maskapai terus dilakukan untuk memastikan para penumpang mendapatkan pembaruan informasi secara tepat waktu, termasuk pengaturan terkait pengambilan bagasi bagi penerbangan yang dibatalkan.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!