Sarifah Ainun Dorong Aturan Sisa Kuota Internet Tak Hangus Diperkuat Lewat Permen Komdigi 1 Sep 2026 Salah Rute, Pesawat Korea Ditembak Jet Tempur, 269 Tewas 1 Sep 2026 Semangka Bisa Bantu Lancarkan BAB, Ini Penjelasannya 1 Sep 2026 Gaji Pensiunan PNS September 2026 Cair, Ini Rinciannya 1 Sep 2026 300 Becak Listrik Prabowo Tiba di Majalengka, Ini Kriteria Penerimanya 1 Sep 2026 Polisi Ungkap Ciri-Ciri Mayat Wanita yang ditemukan dalam Kardus di Bandung 1 Sep 2026 Lansia Tewas di Jalan Raya Garut-Pameungpeuk, Diduga Dihantam Batu 1 Sep 2026 Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina 1 Sep 2026 Sidang Richard Lee Ungkap Skincare Barang Bukti Bukan dari Official Store 1 Sep 2026 Bupati Pangandaran Buka Suara Usai Terjatuh di Jembatan Pongpet 1 Sep 2026 Sarifah Ainun Dorong Aturan Sisa Kuota Internet Tak Hangus Diperkuat Lewat Permen Komdigi 1 Sep 2026 Salah Rute, Pesawat Korea Ditembak Jet Tempur, 269 Tewas 1 Sep 2026 Semangka Bisa Bantu Lancarkan BAB, Ini Penjelasannya 1 Sep 2026 Gaji Pensiunan PNS September 2026 Cair, Ini Rinciannya 1 Sep 2026 300 Becak Listrik Prabowo Tiba di Majalengka, Ini Kriteria Penerimanya 1 Sep 2026 Polisi Ungkap Ciri-Ciri Mayat Wanita yang ditemukan dalam Kardus di Bandung 1 Sep 2026 Lansia Tewas di Jalan Raya Garut-Pameungpeuk, Diduga Dihantam Batu 1 Sep 2026 Lionel Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina 1 Sep 2026 Sidang Richard Lee Ungkap Skincare Barang Bukti Bukan dari Official Store 1 Sep 2026 Bupati Pangandaran Buka Suara Usai Terjatuh di Jembatan Pongpet 1 Sep 2026

Baidui Cup ke-43, Piala Dunia Kecil Anak-Anak Beijing

ED
PN
Selasa, 1 September 2026 | 05:51 WIB
Bagikan
Baidui Cup ke-43, Piala Dunia Kecil Anak-Anak Beijing

VISI.NEWS — Lapangan-lapangan sepak bola di Beijing kembali dipenuhi keceriaan anak-anak. Ribuan pemain muda berlari mengejar bola, merayakan gol, dan menikmati serunya pertandingan dalam Baidui Cup ke-43 yang baru saja berakhir.

Turnamen sepak bola usia muda yang telah digelar sejak 1984 itu kembali mencatat cerita menarik tahun ini. Sebanyak 1.481 tim dan lebih dari 20.000 pemain muda ambil bagian, menjadikan penyelenggaraan kali ini sebagai salah satu edisi dengan skala terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, yang membuat Baidui Cup tahun ini terasa berbeda bukan hanya jumlah pesertanya. Untuk pertama kalinya, penyelenggara memperkenalkan sistem dua jalur yang memisahkan peserta ke dalam Popularization Group dan Competitive Group.

Perubahan ini dilakukan karena setiap anak datang ke lapangan dengan kemampuan dan tujuan yang berbeda. Ada yang bermain sepak bola sekadar karena senang menendang bola bersama teman-temannya. Ada pula yang sudah berlatih secara serius dan bermimpi suatu hari menjadi pemain profesional.

Popularization Group menjadi ruang bagi anak-anak yang ingin menikmati sepak bola tanpa tekanan berlebihan. Prinsipnya sederhana, yaitu bermain dengan gembira dan memberi kesempatan kepada siapa saja untuk membentuk tim.

Kelompok ini memiliki 14 kategori usia, mulai dari anak-anak berusia enam tahun hingga pelajar sekolah menengah atas. Bahkan untuk peserta berusia enam tahun, panitia tidak mencatat peringkat akhir. Semua pemain mendapatkan penghargaan.

Bagi anak-anak seusia itu, kemenangan memang bukan satu-satunya hal yang penting. Bisa turun ke lapangan, mengenakan seragam tim, bermain bersama teman dan merasakan atmosfer pertandingan sudah menjadi pengalaman yang berharga.

Di sisi lain, Competitive Group menghadirkan suasana yang lebih serius. Kelompok ini diperuntukkan bagi tim akademi usia muda klub profesional, sekolah olahraga dan tim perwakilan sekolah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.