BAGIAN 1 | Jalan Berliku Asep Ikhsan Meraih Kursi Dewan
Dari penelusuran yang dilakukannya, Asep Ikhsan menemukan ternyata selama ini ia sedang dicari-cari kesalahannya. Asep Ikhsan dituding pindah ke Partai Demokrat dan Asep Ikhsan juga dianggap tidak loyal karena mendukung segera dilantiknya pasangan HM Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bandung, yang waktu itu sedang berproses di Mahkamah Konstitusi (MK). Asep sendiri beralasan karena selain selisih kemenangan yang cukup jauh dengan kandidat lain, juga karena terhambatnya administrasi pemerintahan akibat kosongnya jabatan.
Sebagai new comer dalam kancah politik di Kabupaten Bandung Asep Ikhsan merasa tidak ada yang salah. Ia merasa yang dilakukannya itu normatif untuk kepentingan masyarakat luas, untuk kebesaran Partai Golkar sendiri dimata masyarakat. Untuk menjaga marwah Partai Golkar.
Hal ini telah Asep Ikhsan buktikan dengan tidak pernah lagi berhubungan pasangan Dadang - Sahrul sejak dilantik sampai sekarang. Sampai hari ini.@alfa/asa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!