Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Bagaimana Pendidikan dan Regulasi Media Sosial Dapat Melawan Penolakan Terhadap Sains

ED
Jumat, 19 April 2024 | 10:07 WIB
Bagikan
Bagaimana Pendidikan dan Regulasi Media Sosial Dapat Melawan Penolakan Terhadap Sains

Menjembatani kesenjangan konsensus antara penganut sains dan penyangkal membutuhkan pendidikan.

Mempelajari metode ilmiah memang penting, namun – di era teori konspirasi, misinformasi, dan “fakta alternatif” – literasi kritis dan penyelidikan filosofis juga penting.

Memperluas kurikulum sekolah untuk membantu siswa menavigasi ide-ide kompleks dan realitas digital virtual, serta untuk memahami dunia mereka yang semakin kompleks, dapat membantu.

Sejak anak-anak berinteraksi dengan media sosial sejak usia muda, masuk akal bagi sistem pendidikan kita untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan baru dalam menilai kebenaran dan kepalsuan ketika dihadapkan dengan informasi baru.

Pendidikan dari prasekolah hingga Kelas 12 dapat mencakup latihan sesuai usia mengenai konspirasi yang biasa dibahas di media sosial, mulai dari taktik menakut-nakuti vaksinasi, penolakan iklim, teori Bumi datar, hingga klaim pendaratan di bulan adalah tipuan, dan Bumi berumur 6000 tahun. tua.

Jika dimulai sejak dini, pendidikan ini dapat diselaraskan dengan anak Perkembangan dan peralihan keterampilan berpikir dari pembelajaran representasi konkrit ke pembelajaran yang lebih abstrak, sebuah proses yang dimulai sekitar usia enam tahun. Sebuah "Organisasi Media Sosial Dunia" bisa menjadi solusi

Platform media sosial pada dasarnya telah diizinkan untuk mengatur dirinya sendiri selama beberapa dekade. Hal ini menjadi masalah karena mereka dapat memperoleh keuntungan dari perusahaan yang membayar untuk mempromosikan "berita palsu" dan bentuk misinformasi anti-sains lainnya.

Ada beberapa langkah untuk mengatur platform media sosial dalam beberapa tahun terakhir, dengan tingkat keberhasilan yang berbeda-beda.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.