Babak Pertama: PERSIB Dominasi, Bali United Bertahan Mati-matian

ED
Sabtu, 1 November 2025 | 19:13 WIB
Bagikan
Babak Pertama: PERSIB Dominasi, Bali United Bertahan Mati-matian

VISI.NEWS | GIANYAR Laga pekan ke-11 Super League 2025/26 antara Bali United dan PERSIB Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, berlangsung sengit sejak awal. Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol, meski PERSIB tampil dominan dan menciptakan sejumlah peluang matang di sepanjang babak pertama.

Tampil tanpa gelandang kreatif Luciano Guaycochea yang absen akibat hukuman kartu merah, pelatih Bojan Hodak menurunkan formasi agresif. PERSIB bermain dengan susunan starter Teja Paku Alam di bawah mistar; Eliano Reijnders, Julio Cesar, Kakang Rudianto, dan Federico Barba di lini belakang; sementara Marc Klok dan Thom Haye menjadi motor permainan di lini tengah. Di depan, Adam Alis Setyano, Saddil Ramdani, Uilliam Barros, dan Ramon “Tanque” De Andrade Souza menjadi tumpuan serangan utama.

Sejak peluit awal dibunyikan, tensi pertandingan langsung tinggi. Bali United, yang tampil di depan pendukungnya sendiri, mencoba menekan lebih dulu. Namun PERSIB tak tinggal diam — kedua tim saling bertukar serangan cepat dalam lima menit pertama, menunjukkan intensitas khas duel papan atas Liga Indonesia.

Peluang pertama justru datang dari PERSIB pada menit ke-7. Adam Alis melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Mike Hauptmeijer. Serangan itu menjadi pembuka dari tekanan beruntun yang terus dilancarkan Maung Bandung.

Memasuki menit ke-15, permainan PERSIB makin hidup lewat orkestrasi Thom Haye di lini tengah. Gelandang asal Belanda itu memimpin ritme permainan dan berkali-kali mengirim umpan vertikal berbahaya yang memecah konsentrasi lini pertahanan Bali United. Pada menit ke-20, Haye melepaskan tembakan jarak jauh keras yang nyaris menjebol gawang Hauptmeijer, namun kiper asal Belanda itu tampil sigap menepis bola.

Dominasi PERSIB berlanjut hingga pertengahan babak pertama. Pada menit ke-24, Uilliam Barros mendapat peluang emas setelah menerima umpan silang dari Saddil Ramdani. Sayang, tendangan mendatarnya masih menyamping tipis di sisi kanan gawang. Sementara itu, lini belakang Bali United mulai bermain lebih rapat untuk menahan gelombang serangan dari kubu tamu.

Menit ke-36, Thom Haye kembali menjadi ancaman utama. Tembakannya dari luar kotak penalti membuat Hauptmeijer jatuh bangun menjaga gawang tetap perawan. Namun dua menit berselang, giliran Bali United yang mendapat peluang beruntun, meski keduanya berhasil dipatahkan secara gemilang oleh Teja Paku Alam.

Laga makin panas di menit-menit akhir babak pertama. PERSIB terus menekan lewat kombinasi umpan cepat antara Ramon Tanque dan Saddil Ramdani. Pada menit ke-41, sepakan keras Ramon hampir menembus gawang, namun Hauptmeijer lagi-lagi tampil heroik menepis bola. Dalam laga penuh tensi ini, wasit Irfan Wahyu Wijanarko mengeluarkan tiga kartu kuning untuk kubu PERSIB — masing-masing untuk Eliano Reijnders, Thom Haye, dan pelatih Bojan Hodak yang memprotes keras keputusan wasit.

Menjelang akhir babak pertama, kedua tim masih berusaha keras mencari gol pembuka. Bali United sesekali mengandalkan serangan balik cepat melalui Privat Mbarga dan Ilija Spasojevic, tetapi pertahanan PERSIB tetap solid. Hingga peluit tanda turun minum dibunyikan, skor 0-0 tak berubah, meski Maung Bandung mendominasi permainan dengan penguasaan bola dan peluang yang lebih banyak.

Pertandingan ini dipastikan akan semakin menarik di babak kedua. PERSIB berpotensi menambah intensitas serangan untuk mengejar kemenangan tandang, sementara Bali United diyakini akan memanfaatkan celah dari kelelahan lini tengah PERSIB yang bermain agresif sejak awal laga.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.