Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Aurelie Moeremans Pilih Bersuara Lewat Buku, Broken Strings Jadi Ruang Aman bagi Pembaca

ED
Kamis, 15 Januari 2026 | 14:08 WIB
Bagikan
Aurelie Moeremans Pilih Bersuara Lewat Buku, Broken Strings Jadi Ruang Aman bagi Pembaca

“Seiring waktu aku sadar banyak perempuan dan orang tua mengalami hal yang serupa dan merasa sendirian. Dari situ aku merasa, mungkin ceritaku bisa jadi teman buat mereka,” katanya.

Menanggapi anggapan bahwa bukunya membuka kembali luka lama, Aurelie menegaskan bahwa proses menulis justru menjadi bagian dari perjalanan penyembuhan diri. Ia menekankan bahwa Broken Strings bukan ditulis untuk mencari sensasi atau membalas masa lalu.

“Menulis Broken Strings bukan tentang balas dendam atau membuka luka lama, tapi tentang memahami apa yang pernah terjadi dan menerima bahwa itu bagian dari hidupku,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa berdamai tidak berarti membenarkan kejadian yang salah. Baginya, penerimaan adalah langkah untuk melanjutkan hidup dengan lebih utuh.

“Lewat buku ini, aku belajar berdamai tanpa harus membenarkan apa yang salah,” lanjut Aurelie.

Terkait tudingan mencari keuntungan atau popularitas, Aurelie menepis anggapan tersebut. Ia menegaskan sejak awal tidak menempatkan aspek komersial sebagai tujuan utama dari penerbitan bukunya. Hal itu ia buktikan dengan memberikan akses e-book Broken Strings secara gratis agar dapat dibaca oleh siapa pun tanpa hambatan biaya. @kanaya

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.