“Aura Mahakam”: Generasi Muda Garda Lanskap Mahakam
Dalam rangkaian acara puncak festival, peserta membacakan Deklarasi Orang Muda untuk Mahakam sebagai pernyataan sikap bersama generasi muda terhadap krisis ekologis yang terjadi di lanskap tersebut. Ridho Pratama selaku koordinator Festival Aura Mahakam ini menegaskan bahwa deklarasi ini merupakan pernyataan sikap dari generasi muda yang menolak untuk bersikap diam akan kerusakan hutan dan kriminalisasi terhadap pejuang pembela lingkungan yang berdampak pada hilangnya masa depan mereka. "Kami tidak ingin hanya menjadi saksi, tetapi kami juga ingin dilibatkan sebagai pelaku perubahan, dan ikut mengambil keputusan dalam menentukan nasib Mahakam, karena Mahakam bukan semata-mata sebuah sungai, melainkan rumah dan sumber kehidupan untuk kami, tukas Ridho"
Melalui deklarasi tersebut, generasi muda secara tegas menyatakan keberpihakan mereka pada perlindungan Mahakam, termasuk hutan, sungai, serta Masyarakat Adat dan warga lokal yang selama ini menjaga alam dengan pengetahuan dan kearifan tradisional. Mereka juga menolak praktik perusahaan maupun korporasi perusakan lingkungan yang mengatasnamakan pembangunan, serta menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangunan yang menjaga kehidupan.
Deklarasi ini menegaskan kesiapan generasi muda untuk terlibat secara aktif melalui proses belajar, menyuarakan kepedulian, berkarya, dan bergerak bersama dalam menjaga Mahakam. Festival Aura Mahakam 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan peran generasi muda dalam upaya perlindungan lingkungan dan keadilan ekologis di Kalimantan Timur.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!