Atas Penjajahan terhadap Aljazair, Macron Katakan Prancis Tidak akan Minta Maaf
Macron juga mempertanyakan apakah Aljazair ada sebagai sebuah bangsa sebelum dijajah oleh Prancis, yang memicu tanggapan marah dari Aljazair.
“Saat-saat ketegangan ini mengajari kami,” kata Macron kepada penulis Aljazair Kamel Daoud dalam wawancara tersebut.
"Anda harus dapat mengulurkan tangan lagi dan terlibat, yang dapat dilakukan oleh Presiden Tebboune dan saya," tambahnya.
Dia mendukung saran Tebboune untuk mengunjungi makam pahlawan anti-kolonial Aljazair abad ke-19 Abdelkader dan rombongannya, yang dimakamkan di Amboise di Prancis tengah.
“Itu masuk akal bagi sejarah rakyat Aljazair. Bagi rakyat Prancis, ini akan menjadi kesempatan untuk memahami realitas yang seringkali tersembunyi,” kata Macron.
Aljazair dan Prancis mempertahankan hubungan yang langgeng melalui imigrasi, keterlibatan dalam konflik kemerdekaan dan repatriasi pemukim Prancis pascaperang, menyentuh lebih dari 10 juta orang yang tinggal di Prancis saat ini. @fen/afp/dailysabah.com
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!