ASB Pelopori Kepemimpinan Berbasis AI di Asia Tenggara
VISI.NEWS | KUALA LUMPUR - Asia School of Business (ASB) menegaskan kembali posisinya sebagai institusi terdepan untuk kepemimpinan berbasis AI di Asia dengan menyelenggarakan "AI-Powered Leadership Conference", yang mempertemukan pelopor AI global, para CEO, inovator regional, dan pembuat kebijakan untuk membahas masa depan kepemimpinan di era yang digerakkan oleh AI. Ajang ini didukung oleh Mitra Strategis konferensi, TRX City Sdn Bhd, organisasi yang mendorong pengembangan Tun Razak Exchange (TRX), Pusat Keuangan Internasional di Malaysia.
Dalam sambutan pembukaan, YB Gobind Singh Deo, Menteri Digital Malaysia, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pemimpin yang memahami pentingnya Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai pendorong fase pertumbuhan ekonomi berikutnya bagi Malaysia dan kawasan tersebut.
"Kepemimpinan dalam era kecerdasan baru menuntut kepercayaan dan keterbukaan untuk mendorong pertumbuhan serta nilai pengembalian investasi. Lebih dari sekadar mengelola tim, para pemimpin harus memahami implikasi etis AI terhadap pekerjaan dan kesetaraan, dengan mengantisipasi risiko seperti bias algoritma dan keamanan siber. Para pemimpin korporasi perlu menerapkan prinsip AI yang berpusat pada manusia, memastikan teknologi melayani manusia terlebih dahulu dengan memperkuat pertimbangan manusia dan meningkatkan sentuhan manusiawi, bukan menggantikannya atau menguranginya," ujarnya, sambil menambahkan bahwa para pemimpin harus berinvestasi pada manusia dengan kesungguhan yang sama seperti investasi mereka pada teknologi.
Pemaparan utama disampaikan oleh Profesor De Kai, pelopor AI yang diakui secara global dan penulis buku MIT Press Raising AI yang banyak mendapat pujian, yang hadir di Malaysia untuk pertama kalinya. Dikenal sebagai pengembang penerjemah bahasa pertama di web dan pengembang model bahasa yang kemudian digunakan oleh Microsoft, Yahoo, dan Google Translate, beliau merupakan satu dari hanya tujuh belas Founding Fellows di Association for Computational Linguistics. Dengan jabatan akademik di HKUST dan Berkeley's International Computer Science Institute, serta pengalaman di dewan etika AI Google, De Kai menghadirkan keahlian mendalam pada bidang yang mempertemukan AI, etika, dan masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!