AS Dorong Proyek “New Gaza”, Serangan Israel Kembali Tewaskan Warga Palestina
“Pembukaan Rafah menandakan bahwa Gaza tidak lagi tertutup dari masa depan dan dari perang,” ujar Shaath melalui sambungan video.
Namun Israel menegaskan pembukaan Rafah belum dapat dilakukan sebelum Hamas memenuhi kewajibannya dalam gencatan senjata, termasuk pengembalian jenazah sandera terakhir yang masih ditahan. Seorang sumber politik Israel menyebut pemerintah tengah melakukan upaya khusus untuk memulangkan jenazah Ran Gvili dan akan mulai membahas pembukaan penyeberangan tersebut pada pekan depan.
Sementara itu, kekerasan bersenjata terus terjadi. Sehari sebelum serangan terbaru, tembakan Israel dilaporkan menewaskan 11 orang, termasuk dua anak dan tiga jurnalis. Militer Israel menyatakan para jurnalis tersebut mengoperasikan sebuah drone yang dianggap membahayakan pasukan.
“Pasukan secara presisi menyerang para tersangka yang mengaktifkan drone dan mengancam keselamatan pasukan,” demikian pernyataan militer Israel.
Sejak gencatan senjata diberlakukan, lebih dari 480 warga Palestina dilaporkan tewas, sementara tiga tentara Israel juga kehilangan nyawa. Perang di Gaza pecah setelah serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel. Otoritas kesehatan Palestina menyebut sedikitnya 71.000 warga Gaza tewas sejak konflik berlangsung. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!