Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

Arthur S Nalan: Tahun 1934 Wayang Golek Sudah Tampil di Bengkulu dan Medan

ED
Senin, 13 November 2023 | 14:19 WIB
Bagikan
Arthur S Nalan: Tahun 1934 Wayang Golek Sudah Tampil di Bengkulu dan Medan

VISI.NEWS | BALEENDAH - Arthur S. Jalan mengungkapkan bahwa pada tahun 1934, pertunjukan Wayang Golek sudah hadir atau tampil di Bengkulu dan Medan. "Namun belum jelas siapa yang menjadi dalangnya. Pada dekade 1940-an, tradisi Wayang Golek pun sudah menjadi bagian pernikahan zaman dahulu yang melibatkan penggunaan raksukan wayang sebagai tanda kehadiran seni tersebut dalam masyarakat," ungkapnya dalam sesi talkshow "Jelekong Fest" saat memperingati Hari Wayang Nasional/Dunia di Padepokan Giri Harja, Jelekong, Baleendah, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/11/2023) malam.

Generasi perintis seperti Abah Sepuh atau Abah Sunarya memainkan peran penting dalam pengembangan seni Wayang Golek. "Ada dokumentasi yang mencatat jejak para dalang, termasuk Haji Ade Kosasih, dan yang memperkenalkan Giri Harja Abah Asep S Sunarya. Cuplikan karya Abah Asep banyak tersebar di media sosial, khususnya Facebook, yang menjadi sumber nu nineung atau hiburan," ungkapnya.

Peneliti Barat yang tidak fasih dalam bahasa Sunda, kata Arthur, menghadapi kesulitan dalam menerjemahkan dan memahami Wayang Golek. Namun, interaksi dengan peneliti Barat membuka wawasan baru, seperti ketika bertemu dengan peneliti di Barat yang tertarik pada seni Wayang.

Perkembangan terkini, katanya, menunjukkan adanya kemudahan dalam memahami Wayang Golek, terutama karena munculnya kelompok pecinta Wayang Golek. Dunia digital juga turut berperan dalam mengangkat seni tradisional ini, dengan adanya digitalisasi Wayang Golek. Sebagai bukti penghargaan, 150 karya Wayang Golek secara simbolik akan diberikan kepada Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) IX Jawa Barat, Dwi Ratna Nurhajarini, sebagai bentuk apresiasi terhadap peranannya dalam melestarikan seni tradisional tersebut.

@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.