APTEXPO 2025: Membangun Rantai Pasokan Tekstil yang Berkelanjutan dan Resilien
VISI.NEWS | SINGAPURA - Edisi kedua dari Asia-Pacific Textile and Apparel Supply Chain Expo & Summit (APTEXPO 2025) akan kembali digelar di Singapura pada 19-21 November 2025. Acara ini menegaskan posisinya sebagai platform terkemuka di kawasan Asia-Pasifik bagi industri tekstil dan pakaian. APTEXPO 2025 akan mempertemukan para pemimpin global, pengambil keputusan, dan inovator untuk mendorong dialog, kemitraan, dan solusi guna membangun rantai pasokan yang lebih kuat, berkelanjutan, dan siap menghadapi masa depan.
APTEXPO 2025 diselenggarakan oleh MP Singapore Pte Ltd dan Sub-Council of Textile Industry, CCPIT (CCPIT TEX), serta disponsori oleh ASEAN Federation of Textile Industries (AFTEX) dan China National Textile and Apparel Council (CNTAC), dengan dukungan dari Singapore Fashion Council (SFC). Mengusung tema "Re-engineering towards a Resilient, Adaptive and Sustainable Supply Chain", acara ini mencerminkan kebutuhan mendesak bagi industri untuk mengadopsi digitalisasi, inovasi berkelanjutan, perdagangan yang adil, dan model ekonomi sirkular.
APTEXPO 2025 akan menjadi platform utama bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi strategi, membangun kemitraan, dan merumuskan langkah-langkah menuju babak baru dalam manufaktur tekstil dan pakaian global. Diskusi utama akan meliputi peningkatan industri, perkembangan dalam lanskap perdagangan internasional, serta bagaimana model manufaktur terdesentralisasi dapat meningkatkan keamanan rantai pasokan, efisiensi, dan ketahanan terhadap gangguan yang mungkin terjadi di masa depan.
Acara ini mendapat dukungan dari asosiasi utama di kawasan ASEAN, antara lain:
- Textile, Apparel, Footwear & Travel Goods Association (TAFTAC) dari Kamboja
- Indonesian Textile Association (API)
- Association of the Lao Garment Industry (ALGI)
- Malaysian Textile Manufacturers Association (MTMA)
- Myanmar Garment Manufacturers Association (MGMA)
- Confederation of Wearable Exporters of the Philippines (CONWEP)
- National Federation of Thai Textile Industries (NFTTI)
- Vietnam Textile and Apparel Association (VITAS)
Dukungan dari berbagai asosiasi ini menunjukkan upaya kolektif untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam rantai pasokan tekstil global. Di pusat pembahasan dalam acara ini adalah bagaimana manufaktur terdesentralisasi dapat meningkatkan efisiensi rantai pasokan dan membangun ketahanan yang lebih besar, mengingat tantangan seperti perubahan iklim, ketidakpastian geopolitik, dan gangguan pada rantai pasokan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!