Apotek K-24: Dari Kegelisahan Seorang Dokter Menjadi Jaringan Nasional

ED
Minggu, 4 Januari 2026 | 05:05 WIB
Bagikan
Apotek K-24: Dari Kegelisahan Seorang Dokter Menjadi Jaringan Nasional

VISI.NEWS | BANDUNG - Kesuksesan Apotek K-24 berawal dari pengalaman sederhana namun krusial. Dr. Gideon Hartono, seorang dokter yang kala itu masih bertugas di puskesmas di Yogyakarta, pernah mengalami kesulitan mencari apotek yang buka pada tengah malam. Setelah berkeliling kota, ia menemukan apotek yang masih beroperasi, namun harga obat yang dijual jauh lebih mahal dibanding harga normal. Pengalaman inilah yang menjadi titik awal lahirnya ide bisnis Apotek K-24.

Melihat kenyataan bahwa akses obat pada malam hari dan hari libur masih sangat terbatas, hati Gideon tergerak untuk menghadirkan solusi. Ia ingin masyarakat dapat memperoleh obat kapan pun dibutuhkan, tanpa harus membayar lebih mahal. Dari sinilah konsep apotek buka 24 jam non-stop dengan harga tetap terjangkau mulai dirancang.

Cita-cita tersebut akhirnya terwujud pada 24 Oktober 2002. Gerai pertama Apotek K-24 resmi dibuka di Jalan Magelang, Yogyakarta. Nama “K-24” memiliki makna sederhana namun kuat. Huruf “K” berarti lengkap atau komplit, sementara angka “24” menegaskan layanan apotek yang beroperasi selama 24 jam penuh, termasuk pada hari libur nasional.

Respon masyarakat terhadap kehadiran Apotek K-24 sangat positif. Konsep layanan 24 jam dengan harga sama siang dan malam menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Dalam waktu kurang dari satu tahun, Apotek K-24 berkembang pesat dengan membuka cabang kedua di Jalan Gejayan pada 24 Maret 2003, disusul cabang ketiga di Jalan Kaliurang pada 24 Agustus 2003.

Pertumbuhan yang cepat ini sempat berada di luar dugaan Gideon. Namun, keberhasilan tersebut tidak membuatnya berpuas diri. Bersama sang istri, drg. Inge Santoso Sp Ort, Gideon justru semakin terdorong untuk memperluas jangkauan bisnisnya hingga ke tingkat nasional, bahkan regional ASEAN.

Langkah besar itu diwujudkan melalui sistem waralaba atau franchise. Dengan mengusung tagline “K-24 dari Jogja untuk Indonesia”, jaringan Apotek K-24 mulai menyebar ke berbagai kota dan daerah. Model kemitraan ini memungkinkan banyak pelaku usaha untuk ikut berkontribusi dalam penyediaan layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.