APINDO Gelar Expo 2025 di Bandung, UMKM Jadi Pilar Ekonomi Nasional
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta W. Kamdani, menegaskan pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama ketahanan ekonomi Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat ia membuka gelaran APINDO Expo & UMKM Fair 2025 yang berlangsung di Hotel E-Royal, Bandung, Senin (4/8/2025).
Shinta menyampaikan bahwa lebih dari 66 juta UMKM Indonesia menyumbang 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan mampu menyerap hingga 97% tenaga kerja nasional, bahkan di tengah situasi krisis.
“Expo ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan pernyataan kolektif bahwa UMKM adalah aktor utama dalam transformasi ekonomi nasional. Produk mereka memiliki kualitas, cerita, dan daya saing untuk menembus pasar nasional hingga global,” tegas Shinta.
Namun, Shinta mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi UMKM untuk naik kelas. Data mencatat hanya 7% UMKM yang terhubung dengan rantai pasok domestik dan hanya 4,1% yang mampu menembus pasar global.
Untuk itu, APINDO berkomitmen menjembatani pelaku usaha agar terintegrasi dalam rantai nilai nasional maupun global.
Ketua DPP APINDO Jawa Barat, Ning Wahyu Astutik, menambahkan bahwa APINDO Expo & UMKM Fair 2025 menjadi platform strategis yang memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Ia menyebut acara ini sejalan dengan agenda strategis Pemerintah Kota Bandung dalam mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kemajuan ekonomi harus dimulai dari akar rumput. Melalui sinergi publik dan swasta, kita percepat pemberdayaan masyarakat dan perluas lapangan kerja,” ujar Ning.
APINDO Expo & UMKM Fair 2025 diikuti 34 booth dari anggota APINDO dan pelaku UMKM berbagai sektor, mulai dari kerajinan tangan, kuliner, fesyen, hingga produk lokal unggulan.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan MoU serta peluncuran buku panduan Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk UMKM, sebagai langkah konkret membangun ekosistem usaha yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. @ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!