Apakah Strategi Cloud Solutions Anda Sudah Siap untuk Tahun 2023?
VISI.NEWS | BANDUNG - Pada tahun 2022 ada banyak disrupsi, dengan ekonomi global yang melambat, inflasi yang meningkat, pemutusan hubungan kerja dari perusahaan, dan big tech tidak lagi menguasai imajinasi publik seperti sebelumnya. Tahun 2023 dikatakan akan lebih buruk, maka dari itu sekarang adalah waktu yang tepat untuk mepersiapkan solusi dan ancaman potensial di dalam industri Anda.
Perusahaan-perusahaan masih butuh untuk menjalankan bisnis mereka dengan efisien, menggunakan alat terbaik dan sumber daya manusia yang tersedia. Akan tetapi, dengan adanya teknologi cloud, Anda dapat melakukan lebih banyak hal dengan lebih sedikit usaha. Maka dari itu, hal tersebut dapat menjadi ide bagus untuk mempertimbangkan infastruktur yang sudah ada dan melihat apa yang bisa dibuat dengan lebih efektif menggunakan cloud.
Jika sebelumnya Anda memerlukan pengeluaran modal yang besar untuk server, perangkat lunak, dan para ahli, sekarang Anda dapat menjalankan layanan cloud baru sesuai permintaan dan menonaktifkan fitur saat permintaan sedang menurun. Hal ini juga membuat masalah penskalaan menjadi masa lalu dan lebih hemat biaya daripada memiliki server yang bekerja konstan secara terus menerus.
Bahkan Twitter juga menggunakan cloud. Dengan demikian, Steve Jobs atau Elon Musk di masa depan dapat membangun sesuatu yang baru dengan lebih cepat dan hemat biaya daripada sebelumnya tanpa perlu khawatir tentang peningkatan gaji dan pemeliharaan peralatan yang mahal.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat dipersiapkan untuk bisnis di tahun 2023:
Mendatangkan teknologi low-code/no-code
Sebelumnya, Anda membutuhkan seorang Ph.D. ilmu komputer untuk membuat algoritme sederhana; sekarang, dengan kehadiran alat-alat low-code/no-code, Anda dapat membuat program yang rumit untuk membangun bisnis Anda atau membuat prosesnya lebih efisien. Anda sudah dapat mengembangkan website dan aplikasi untuk customer experience, sebagaimana mengotomatiskan akuntansi internal dan aplikasi web dengan alat-alat ini. Bahkan ada tiruan Twitter yang menggunakan low-code!
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!