Antisipasi Musim Penghujan, Gubernur Khofifah Bersihkan Sungai Avour di Sidoarjo
Pada kegiatan tersebut, mengerahkan 4 eskavator yang berfungsi untuk pengerukan, dan 14 dump truk yang dimulai sejak pagi.
"Dengan mengerahkan 4 eskavator kita juga ingin memastikan bahwa pengerukan sedimentasi bisa dilakukan agar air bisa mengalir dengan baik," papar perempuan yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial Periode 2014-2019 itu.
"Sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi tidak sampai meluber kerumah warga ataupun terjadi banjir," imbuhnya.
Secara rinci, total 4 unit ekskavator tersebut, ada 2 unit ekskavator milik dinas PU SDA Jatim dan 1 unit ekskavator milik dinas PU Sidoarjo, 1 unit dari BBWS.
Serta 14 unit dump truck, dengan rincian 2 unit dari PU Bina Marga Jatim, 1 unit dari PU SDA Prov Jatim, dari BBWS 1 unit, 8 unit dari DLH Sidoarjo, dan 2 unit dari PU SDA Sidoarjo.
Selebihnya ada juga 20 unit alat garuk dan 20 tempat sampah angkut dari BPBD Jatim, serta sejumlah kebutuhan teknis lainnya turut dihadirkan guna mendukung kegiatan ini.
Nantinya, hasil dari bersih-bersih sungai ini akan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Jabon Sidoarjo.
Tak lumput Khofifah juga kembali mengingatkan kepada warga perubahan musim yang telah diprediksi BMKG, akan terjadinya awal hujan pada Minggu ketiga bulan November.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!